Kepala Subdirektorat Administrasi, Informasi, dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UNAND, Dr. Muhammad Yusra, menjelaskan bahwa program ini menyasar kelompok mahasiswa dengan kriteria tertentu. Prioritas diberikan kepada mahasiswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), mahasiswa terdampak bencana, serta mereka yang menjadi generasi pertama dalam keluarga inti untuk menempuh pendidikan tinggi.
Mahasiswa penyandang disabilitas juga termasuk dalam kelompok yang mendapat perhatian melalui program tersebut. Kriteria ini menunjukkan bahwa Beasiswa Asa Nusantara tidak hanya menyediakan bantuan pembiayaan pendidikan, tetapi juga membuka akses bagi mahasiswa yang menghadapi tantangan ekonomi, kondisi geografis, maupun hambatan lainnya dalam menempuh pendidikan tinggi.
Dukungan selama delapan semester diharapkan membantu penerima menjalani pendidikan hingga menyelesaikan masa studi normal. Sementara itu, program pengembangan kapasitas diharapkan memperkuat kompetensi dan keterampilan mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun berkontribusi di tengah masyarakat.
Selain bidang pendidikan, Danantara Indonesia Trust juga menaruh perhatian pada sektor kesehatan serta penyediaan air bersih dan sanitasi. Lembaga ini menempatkan tata kelola yang baik dan kolaborasi sebagai bagian dari upaya mendorong dampak sosial berkelanjutan.
Melalui Beasiswa Asa Nusantara 2026, kerja sama Danantara Indonesia Trust dengan UNAND dan perguruan tinggi lainnya diharapkan memperluas kesempatan generasi muda untuk mengakses pendidikan tinggi. Program ini sekaligus memberikan dukungan bagi mahasiswa agar dapat menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi mereka secara optimal. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





