Di Tengah TMMD, Budidaya Murai Batu Jadi Peluang Usaha Warga Desa Cukil

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur. (Foto: TMMND/SumbarFokus.com)

KABUPATEN SEMARANG (SumbarFokus)

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur. Di tengah kegiatan tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat juga terus berjalan, salah satunya budidaya burung murai batu yang ditekuni Bagus, warga setempat, Senin (10/8/2026).

Budidaya murai batu tersebut dikembangkan sebagai usaha tambahan untuk meningkatkan pendapatan. Bagus memanfaatkan minat masyarakat terhadap burung berkicau sebagai peluang usaha yang dapat dijalankan dari lingkungan tempat tinggalnya.

Dalam menjalankan penangkaran, Bagus melakukan perawatan secara rutin, mulai dari menjaga kebersihan kandang, mengatur pemberian pakan, hingga memastikan kondisi burung tetap baik. Perawatan yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas penangkaran.

Bacaan Lainnya

Usaha tersebut juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan masyarakat perdesaan. Budidaya burung berkicau tidak membutuhkan lahan yang luas sehingga dapat dilakukan sebagai usaha sampingan.

Keberadaan infrastruktur yang terus dibenahi melalui program TMMD di Desa Cukil turut mendukung aktivitas masyarakat. Akses yang lebih baik diharapkan dapat memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan berbagai kegiatan, termasuk aktivitas ekonomi.

Budidaya murai batu yang ditekuni Bagus menunjukkan bahwa peluang ekonomi dapat dikembangkan dari potensi yang tersedia di lingkungan sekitar. Ketekunan dan kemampuan melihat peluang menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha secara mandiri.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait