PARIAMAN (SumbarFokus)
Keselamatan dalam menggunakan listrik perlu dipahami sejak dini. Hal itu yang didorong PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pariaman melalui program PLN Goes to School di SMKN 2 Pariaman, Rabu (23/9/2026).
Sekitar 60 peserta yang terdiri dari siswa, pihak sekolah, dan tim PLN ULP Pariaman mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 2 Pariaman tersebut. Kegiatan turut dihadiri Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Pariaman Indra Jasman dan guru pendamping Defri.
Dalam kegiatan itu, tim PLN memberikan pemahaman mengenai berbagai potensi bahaya listrik yang dekat dengan aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan jaringan dan infrastruktur ketenagalistrikan.
Para siswa juga diingatkan pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik serta menghindari aktivitas yang berisiko menimbulkan kecelakaan kelistrikan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga siswa dapat lebih mudah mengenali potensi bahaya di lingkungan sekolah maupun rumah.
General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini menyebut, edukasi di lingkungan sekolah merupakan salah satu cara membangun kesadaran generasi muda mengenai penggunaan listrik yang aman.
āKeselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memahami potensi bahaya listrik sejak dini, para siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk menjaga keselamatan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat,ā ujar Ririn.
Dia berharap pengetahuan yang diperoleh para siswa tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Para siswa diharapkan dapat ikut menyebarluaskan pemahaman mengenai keselamatan ketenagalistrikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





