Tahapan Menjadi Dokter di Indonesia, Butuh Berapa Tahun?

Tahapan menjadi dokter Indonesia
Di tahap Internship, statusmu adalah ‘dokter magang’. Tujuan diadakannya internship untuk melatih kesiapan dan kemandirian Anda sebelum memperoleh Surat Izin Praktek. (Foto: Canva/Ist.)

Jika dokter senior merasa Anda belum kompeten, maka Anda harus mengulang program magang sampai memenuhi penilaian. Setelah itu, barulah Anda mendapat Surat Izin Praktek (SIP) untuk mendirikan praktek dokter umum, atau meneruskan ke Program Pendidikan Dokter Spesialis.

  1. PPDS

Dokter spesialis adalah dokter yang mempelajari bagian tubuh tertentu termasuk penyakit yang ada di dalamnya. Pendidikan Program Dokter Spesialis ditempuh selama 4 sampai 6 tahun tergantung pada kesulitan bidang yang diambil. Nah, dokter umum yang menjalani PPDS, disebut sebagai ‘dokter residen’.

Bacaan Lainnya

Bidang spesialis yang dapat diambil oleh dokter umum, antara lain:

Spesialis Mata (Sp.M)

Spesialis Paru (Sp.P)

Spesialis Anak (Sp.A)

Spesialis Gizi (Sp.G)

Spesialis Bedah (Sp.B)

Spesialis Urologi (Sp.U)

Spesialis Anestesi (Sp.An)

Spesialis Radiologi (Sp.R)

Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD)

Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK)

Spesialis Kedokteran Forensik (Sp.F)

Spesialis Saraf atau Neurologis (Sp.N)

Spesialis Kandungan dan Ginekologi (Sp.OG)

Spesialis Kedokteran Jiwa dan Psikiater (Sp.KJ)

Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan (Sp. THT)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah atau Kardiologi (Sp.JT)

Itulah penjalasan tahapan menjadi dokter Indonesia. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait