Penguasaan keterampilan menjadi modal awal bagi pelaku usaha. Namun, penerapannya tetap membutuhkan perencanaan yang matang, mulai dari pemilihan produk, perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual hingga strategi pemasaran agar usaha mampu bertahan di tengah persaingan.
Karena itu, hasil pelatihan akan semakin berarti apabila pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UKM Dharmasraya Alfiandri. bersama jajaran pimpinan Baznas setempat.
Narasumber yang terlibat meliputi Wakil Ketua IV Baznas Dharmasraya Ardios Monti Malano, pemilik Alinia Park & Resort Marlis, serta Kepala SMK Negeri 1 Sitiung Wiwit Bachtiar.
Baznas Dharmasraya, melalui kegiatan ini, berupaya memperkuat kapasitas masyarakat penerima manfaat agar memiliki bekal lebih baik dalam menjalankan aktivitas ekonomi produktif.
Keberlanjutan program diharapkan dapat membuka kesempatan bagi mustahik untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.
Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat apabila disertai pengelolaan yang tepat dan pendampingan berkelanjutan. (039)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





