Cegah TB Sejak Dini, GASPOL-TPT Kawal Perjalanan Terapi di Lubeg Padang

GASPOL-TPT merupakan singkatan dari Gerakan Aksi Sadar Pencegahan dan Optimalisasi Lindungi Keluarga dengan Terapi Pencegahan Tuberkulosis. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Upaya memperkuat terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lubuk Begalung dilakukan melalui GASPOL-TPT. Pendekatan ini mengawal sasaran mulai dari memahami pentingnya TPT, mengambil keputusan, membangun komitmen, menjalani terapi, hingga menyelesaikannya.

GASPOL-TPT merupakan singkatan dari Gerakan Aksi Sadar Pencegahan dan Optimalisasi Lindungi Keluarga dengan Terapi Pencegahan Tuberkulosis. Program tersebut dikembangkan Dokter Muda Stase Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas periode 10 Agustus-12 Oktober 2026 bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Lubuk Begalung.

Kegiatan utama digelar di Padang, Selasa (29/9/2026), dengan 65 peserta. Peserta terdiri dari sasaran dan pendamping TPT, keluarga atau kontak serumah pasien tuberkulosis, kader TB, tenaga Puskesmas, serta unsur lintas sektor. Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Padang, camat, dan lurah di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung turut hadir.

Data UPTD Puskesmas Lubuk Begalung tahun 2025 mencatat 120 sasaran kontak serumah dengan target cakupan TPT sebesar 72 persen atau 86 sasaran. Dari jumlah tersebut, 38 sasaran tercatat menerima TPT dengan cakupan yang dilaporkan sebesar 43,98 persen.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Dessy Mizarti, Sp.P(K), FISR dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi RS Dr. M. Djamil Padang, PDPI, KOPI-TB, menjelaskan perbedaan antara paparan, infeksi tuberkulosis, dan penyakit tuberkulosis. Peserta juga diperkenalkan pada pemeriksaan TST atau Mantoux, IGRA, dan CTST sebagai bagian dari penilaian sesuai kondisi dan pelayanan yang tersedia.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait