PADANG (SumbarFokus)
Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Negeri Padang (UNP) berkolaborasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumatera Barat menggelar seminar bertema “Bersuara, Bertindak, Berpihak: Membangun Kampus yang Aman dari Kekerasan” di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan ini diikuti 150 perwakilan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) dari 10 fakultas. Mahasiswa didorong berperan aktif membangun budaya kampus yang aman, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan.
Seminar dibuka Kepala Subdirektorat Organisasi dan Kemahasiswaan UNP Medris. Dia menekankan bahwa pencegahan kekerasan membutuhkan keterlibatan seluruh warga kampus, termasuk mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.
Dua narasumber hadir memberikan perspektif psikologis dan hukum, yakni Nila Aggreiny dari PKBI Sumbar dan Anisa Hamda dari LBH Padang. Nila membahas dampak kekerasan terhadap korban serta pentingnya respons lingkungan yang aman dan mendukung.
Peserta juga dibekali prinsip mendampingi korban, antara lain mendengarkan tanpa menghakimi, tidak menyalahkan korban, menjaga kerahasiaan, serta menghubungkan korban dengan pihak yang kompeten untuk memberikan bantuan.
Sementara itu, Anisa membahas hak korban atas perlindungan dan pemulihan, relasi kuasa, serta mekanisme hukum dan pelaporan. Materi tersebut juga menekankan pentingnya perspektif korban dalam penanganan kekerasan seksual sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





