Dinas KUKM dan PLUT Sumbar Diapresiasi Wamen UMKM atas Penanganan UMKM Terdampak Bencana

Kepala Dinas KUKM Sumbar Endrizal (tengah) dan Kepala PLUT KUMKM Sumbar Nico Primadona (paling kanan). (Foto: Dok. Pribadi/SumbarFokus.com)

Program ini pada tahap awal melibatkan 1.475 UMKM dan wirausaha yang dibagi dalam tiga regional. Untuk Regional II, pelaksanaannya dipusatkan di Kota Padang.

Kepala PLUT KUMKM Sumbar Nico Primadona (kanan). (Foto: Dok. Pribadi/SumbarFokus.com)

Didorong Kembali Berusaha Lebih Baik

Nico menyebut, pendampingan tidak berhenti pada kegiatan yang telah dilakukan saat ini. Dinas Koperasi UKM melalui PLUT KUMKM akan terus mendampingi UMKM terdampak bencana agar dapat kembali menjalankan usahanya.

Pendampingan diharapkan tidak sekadar mengembalikan kondisi usaha seperti sebelum bencana, tetapi mendorong pelaku usaha memiliki usaha yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

ā€œUntuk ke depannya, Dinas Koperasi UKM melalui PLUT KUMKM akan terus melakukan pendampingan agar UMKM terdampak bencana dapat berusaha kembali dan diharapkan usahanya lebih baik dari sebelum bencana,ā€ ujar Nico.

Sebelumnya, Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza menyebut, sekitar 38 ribu pelaku UMKM terdampak bencana di Sumbar telah terverifikasi sebagai penerima dukungan pemulihan usaha dengan total alokasi sekitar Rp115 miliar. Dukungan ini diarahkan menjadi modal untuk membangun kembali usaha dan diperkuat melalui pendampingan.

Kepala PLUT KUMKM Sumbar Nico menyebut, tahun ini, telah lebih dari 38 ribu UMKM di Sumbar menerima Bantuan Presiden melalui Program Klinik UMKM Minang Bangkit, dengan masing-masing UMKM mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta. Secara keseluruhan, program tersebut ditargetkan menjangkau 95 ribu UMKM di Sumbar selama tiga tahun. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait