Keterlibatan warga dalam berbagai pekerjaan membuat proses pembangunan berlangsung dengan semangat gotong royong. Sementara kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat membuka ruang interaksi yang semakin mempererat hubungan TNI dan rakyat.
Potongan kayu yang semula hanya menjadi bagian dari material pembangunan pun memiliki cerita tersendiri. Di atasnya, prajurit dan warga berbagi waktu setelah bekerja, memperkuat komunikasi, serta menjaga suasana kebersamaan selama program TMMD berlangsung.
TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil pada akhirnya bukan hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga pengalaman kebersamaan antara prajurit dan masyarakat. Nilai gotong royong yang tumbuh selama pengerjaan diharapkan tetap terjaga setelah program TMMD berakhir. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





