Konaspi XII Soroti Tantangan AI dan Tata Kelola Guru Menuju Indonesia Emas 2045

Kegiatan ini diikuti Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Krismadinata, para pimpinan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) se-Indonesia, serta ratusan delegasi dari berbagai perguruan tinggi dan institusi pendidikan nasional. (Foto: UNP/SumbarFokus.com)

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani menyoroti persoalan pemenuhan kebutuhan guru aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri. Dia menyebut pemenuhan formasi ASN PPPK secara berkelanjutan pada 2021–2024 serta kolaborasi program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan LPTK menjadi bagian penting dalam memperkuat profesi guru.

β€œMelalui kolaborasi dengan LPTK dan reformasi PPG, kualitas serta standar profesionalisme pendidik terus kami dorong agar setara dengan profesi-profesi terkemuka lainnya,” papar Nunuk.

Selain sesi pleno, Konaspi XII juga menggelar diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) yang membahas enam isu strategis, mulai dari pengembangan kurikulum yang adaptif, kesesuaian pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri, hingga kajian Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Diskusi turut membahas revitalisasi LPTK melalui reformasi PPG, penguatan filosofi pendidikan Indonesia, serta strategi peningkatan hasil PISA melalui transformasi pembelajaran, penguatan kompetensi guru, dan reformasi asesmen.

Bacaan Lainnya

Melalui rangkaian pembahasan tersebut, Konaspi XII menjadi forum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menjawab tantangan pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran menuju Indonesia Emas 2045. (000/unp)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait