Padang Pariaman Terima Bantuan Rp12,5 Miliar dari Kementan

PADANG PARIAMAN (SumbarFokus)

Dalam rangka pemulihan pascabencana, Kabupaten Padang Pariaman menerima bantuan sebesar Rp12,5 miliar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk pemulihan sektor pertanian.

Anggaran tersebut disalurkan melalui dana tugas pembantuan pada Satker XIII Provinsi Sumatera Barat dalam bentuk program bantuan pemerintah yang mencakup enam kegiatan utama, yaitu perbaikan infrastruktur optimalisasi lahan sawah non rawan bencana, rehabilitasi lahan terdampak bencana, pembangunan dam parit, irigasi perpipaan, irigasi perpompaan, serta perbaikan jaringan irigasi tersier di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Program ini menyasar kelompok tani di 17 kecamatan, baik untuk kategori fokus bencana maupun reguler sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Salah satu program yang telah berjalan adalah optimasi lahan sawah terdampak bencana (Oplah Bencana). Saat ini, kegiatan tersebut telah ditetapkan untuk 18 kelompok tani di sembilan kecamatan dengan total luas mencapai 446 hektare. Lahan yang ditangani merupakan sawah terdampak bencana hidrometeorologi, dengan kerusakan ringan seperti sedimentasi akibat banjir setinggi 10-30 cm serta kerusakan pada jaringan irigasi tersier.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaannya, program oplah mencakup dua kegiatan utama, yakni pengerukan sedimentasi di lahan sawah dan saluran irigasi tersier, serta perbaikan jaringan irigasi tersier yang rusak. Fokus perbaikan pada irigasi tersier dilakukan karena menjadi kewenangan Kementerian Pertanian dalam program pemulihan lahan.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait