PARIAMAN (SumbarFokus)
Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman terus memacu pengerjaan perbaikan dan peremajaan sarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Guna memastikan fasilitas sekolah dibangun sesuai standar dan berjalan optimal, Wali Kota Pariaman Yota Balad turun langsung meninjau sejumlah Sekolah Dasar pada Senin (20/7/2026).
βKota Pariaman berhasil memperjuangkan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp25 miliar dari APBN untuk program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pada Tahun 2026 ini. Proyek ini awalnya ditargetkan rampung pada Agustus 2026, namun hasil peninjauan hari ini menunjukkan banyak sekolah yang telah menyelesaikan pengerjaannya lebih cepat dari jadwal,” ujar Yota.
Salah satu sekolah yang ditinjau adalah SDN 01 Kampung Jawa I di Kecamatan Pariaman Tengah, yang revitalisasinya telah rampung 100 persen. Sementara, untuk SDN 13 Tungkal Selatan di Kecamatan Pariaman Utara, progres pengerjaan telah menyentuh angka 90 persen dan tinggal memasuki tahap penataan kerapian.
Secara keseluruhan, pengerjaan fisik program revitalisasi sekolah di Kota Pariaman saat ini telah mencapai hampir 90 persen. Pemko juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan beserta jajaran untuk mengawal prosesnya hingga tuntas 100 persen pada Agustus 2026 mendatang, agar dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa dan guru.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher menjelaskan, ada total terdapat 39 satuan pendidikan yang menerima bantuan revitalisasi tahun ini. Rinciannya terdiri dari 29 Sekolah Dasar, 6 Sekolah Menengah Pertama, dan 4 Pendidikan Anak Usia Dini.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





