Pleno Penetapan, Inilah Rincian Sebaran DPT di Kabupaten Agam

Rapat pleno petapan DPT Agam. (Foto: ANIZUR/SumbarFokus.com)

LUBUKBASUNG (SumbarFokus)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan Umum (Pemilu ) tahun 2024, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Agam, Rabu (21/6/2023) sore.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Agam Herman Susilo, dihadiri Anggota KPU Kabupaten Agam, antara lain Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Lizawati Fitri, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Nining Erlina Fitri, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Zainal Fadhli, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Zainal Abadi.

Penetapan DPT ini juga diawasi langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam Elvys, dan Anggota Bawaslu Agam, di antaranya Okta Muhlia dan Iska Asmarni. Selain itu, turut hadir partai peserta pemilu 2024, stakeholder yang terkait kepemiluan. Dari kejaksaan, dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Negeri Agam Burhan, pihak kepolisian, TNI, dan perwakilan lembaga pemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu jumlah DPT untuk Kabupaten Agam adalah sebanyak 388.000 pemilih. Adapun rinciannya adalah, sebanyak 193.255 pemilih laki-laki, dan sebanyak 194.745 pemilih perempuan. Sementara jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 1721 yang tersebar pada 92 nagari dan 16 kecamatan di Kabupaten Agam.

Adapun sebaran DPT tersebut adalah pada Kecamatan Tanjung Mutiara ada sebanyak 24.246 pemilih, Kecamatan Lubuk Basung 61.171 pemilih, Tanjung Raya sebanyak 28.171 pemilih, Kecamatan Matur 14.760, Kecamatan IV Koto 19.630 pemilih, Banuhampu 28.411 pemilih, IV Angkek 33.974 pemilih.

Kemudian pada Kecamatan Baso sebanyak 27.703 pemilih, Kecamatan Tilatang Kamang sebanyak 28.070 pemilih, Kecamatan Palupuh sebanyak 11.438 pemilih, Kecamatan Palembayan sebanyak 25.558 pemilih. Selanjutnya Kecamatan Sungai Pua 19.830 pemilih, Ampek Angkek 21.566 pemilih, Candung 18.460 pemilih, Kamang Magek 16.905 pemilih dan Kecamatan Malalak sebanyak 8.107 pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Agam Herman Susilo, saat pembukaan mengatakan, mengatakan, pelaksanaan pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPT berjalan dengan lancar. Penetapan DPT telah melalui proses yang panjang yang sudah dilakukan mulai tingkat nagari, oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Dikatakannya, lewat Pantarlih yang dibentuk kemudian melakukan melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih pada tahapan Pemilu. Selanjutnya melakukan pencocokan dan penelitian yang selanjutnya disebut Coklit. Kegiatan Coklit ini dilaksanakan dengan cara mendatangi pemilih secara langsung.

Herman Susilo menjelaskan data yang didapat dari Pantarlih kemudian diverifikasi agar tercapai validitas data, mulai dari tingkat nagari, Kecamatan hingga Kabupaten. Dikatakannya melalui pleno Panitia Pemungutan Suara (PPS), selanjutnya tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), dan tingkat Kabupaten oleh KPU Agam melalui rapat pleno rekapitulasi dan penetapan, didapatkan daftar pemilih sementara (DPS).

Selanjutnya, hasil DPS diumumkan dan dimintai tanggapan masyarakat, kemudian dilakukan lagi verifikasi tingkat nagari, kecamatan dan kabupaten, sehingga dilakukan penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP). Tidak sampai di situ, hasil DPSHP kembali diumumkan dan diminta tanggapan masyarakat, sehingga didapatlah DPSHP akhir hasil perbaikan sebagai data untuk penetapan DPT.

“ Alhamdulillah sampai pada tahapan penetapan DPT, semua berjalan dengan lancar. Kami juga terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan meminta dukungan banyak pihak, khususnya masyarakat sehingga tahapan pemilu selanjutnya bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” ujar Herman Susilo.

Sementara, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Lizawati Fitri menambahkan, KPU Kabupaten Agam akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk kelancaran pemilu. Salah satunya dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam. Hal ini penting mengingat kedua lembaga ini adalah penyelenggara pemilu.

“Koordinasi akan terus kami tingkatkan dengan banyak pihak untuk kelancaran tahapan pemilu, khususnya mitra sesama penyelenggara yaitu Bawaslu,” sebut Lizawati Fitri. (007)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait