Revitalisasi Kota Tua Padang Dimulai, Jejak Kejayaan Pondok Terungkap dalam Arsip Sejarah

Revitalisasi kawasan Kota Tua Padang mulai berjalan, membuka kembali perhatian terhadap kawasan Pondok dan Muaro yang pernah menjadi pusat perdagangan penting di Pantai Barat Sumatra. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

Ditambahkan, catatan lain muncul dalam surat kabar Soenting Melajoe edisi 23 November 1912. Koran yang berkaitan dengan jurnalis perempuan pelopor Ruhana Kudus itu memberitakan perpindahan toko dan percetakan Orang Alam Minangkabau dari Pondok ke kawasan Pulau Air. Arsip tersebut memperlihatkan bahwa kawasan ini juga berkaitan dengan perkembangan usaha percetakan dan aktivitas pers pada masa itu.

Peta Padang yang disusun Topographisch Bureau pada 1885 dan diterbitkan pada semester pertama 1889 turut mencatat keberadaan gudang kopi, gudang garam, kantor lelang, dan kas negara. Berbagai catatan sejarah tersebut menggambarkan peran kawasan Pondok dalam kehidupan ekonomi kota sejak lebih dari satu abad lalu.

Kini, upaya menghidupkan kembali kawasan tersebut diwujudkan melalui penataan infrastruktur dan ruang publik. Dalam peninjauannya, Khairul menggambarkan pekerjaan di Jalan Klenteng dan Jalan Muaro yang masuk Paket 4 Jalan Kota Tua. Penataan dilakukan dengan menggunakan batu andesit sebagai material permukaan jalan, dengan kontrak pekerjaan dijadwalkan berakhir pada 12 November 2026.

Saat mengamati lokasi, Khairul melihat pekerja mengupas aspal lama menggunakan ekskavator. Di sepanjang jalan, sejumlah bangunan tua masih berdiri dengan kondisi dinding mengelupas dan atap berkarat. Keberadaan kabel listrik dan telepon yang melintang di atas jalan juga menjadi salah satu persoalan visual yang perlu diperhatikan dalam penataan kawasan.

Bacaan Lainnya

Penempatan kabel bawah tanah menjadi bagian penting untuk memperbaiki tampilan kawasan, sementara bangunan bersejarah membutuhkan perhatian agar karakter lamanya tidak hilang. Khairul mengingatkan agar pekerjaan revitalisasi berjalan berkesinambungan dan tidak terhenti akibat keterbatasan anggaran.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait