Struktur Teks Anekdot dan Cara Membuatnya

Struktur teks anekdot
Bagian pertama dari teks anekdot adalah abstrak. Bagian ini terdapat di bagian awal paragraf, yang mana biasanya digunakan untuk memberikan gambaran awal kepada pembaca mengenai keseluruhan isi cerita. (Foto: Canva/Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Setelah menyimak penjelasan mengenai pengertian teks anekdot, ciri-ciri teks anekdot, hingga tujuan dari teks anekdot, berikut ini Anda akan disajikan penjelasan tentang struktur teks anekdot. Struktur pada teks memiliki fungsi sebagai kerangka untuk membangun isi cerita dari teks anekdot.

Bacaan Lainnya
  1. Abstrak

Bagian pertama dari teks anekdot adalah abstrak. Bagian ini terdapat di bagian awal paragraf, yang mana biasanya digunakan untuk memberikan gambaran awal kepada pembaca mengenai keseluruhan isi cerita.

  1. Orientasi

Bagian kedua dari teks anekdot adalah orientasi. Berbeda dengan abstrak yang memberikan gambaran awal, orientasi biasanya berisi awal kejadian sebuah cerita. Orientasi juga bisa disebut sebagai bagian untuk menjelaskan latar belakang dari sebuah peristiwa utama yang terjadi.

  1. Krisis

Bagian ketiga dari teks anekdot adalah krisis. Setelah pembaca mengetahui awal cerita dari teks anekdot, krisis akan menjadi bagian dari cerita yang bertugas untuk memberikan penjelasan mengenai masalah utama dari teks.

  1. Reaksi

Bagian keempat dari teks anekdot adalah reaksi. Reaksi sendiri merupakan bagian yang digunakan untuk melengkapi suatu cerita. Reaksi biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam sebuah cerita teks anekdot.

  1. Koda

Bagian terakhir dari teks anekdot yaitu koda. Setelah keseluruhan cerita sudah tersampaikan, koda dapat digunakan sebagai penutup sekaligus pemberian pesan dari penulis cerita teks anekdot.

Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

Setelah mengetahui pengertian teks anekdot, tujuan, ciri-ciri, hingga struktur teks anekdot, selanjutnya Anda akan dijelaskan tentang kaidah kebahasaan pada teks anekdot. Kaidah kebahasaan sendiri dapat dikatakan sebagai gaya bahasa yang dimiliki teks tertentu.

Kaidah kebahasaan biasanya juga digunakan untuk membedakan antara teks satu dengan teks yang lain. Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks anekdot yang perlu diketahui, diantaranya yaitu:

  1. Menggunakan kata keterangan waktu lampau.
  2. Menggunakan kata penghubung.
  3. Menggunakan kata kerja.
  4. Menggambarkan urutan peristiwa berdasarkan waktu.
  5. Menggunakan jenis pertanyaan retoris, yaitu kalimat pertanyaan yang tidak mengharuskan untuk dijawab.

Cara Membuat Teks Anekdot

Sebelum mengetahui beberapa contoh teks anekdot, Anda bisa simak cara menyusun teks anekdot di bawah ini.

  • Pilihlah topik atau tema yang akan dibahas dalam teks anekdot.
  • Tenntukan tokoh yang ada di dalam teks anekdot.
  • Pilih atau tentukan suatu peristiwa yang akan dijadikan sebagai latar belakang.
  • Membuat rangkaian perisitiwa dalam bentuk alur teks anekdot.
  • Susun kerangkan teks anekdot dan kembangkan agar menjadi suatu cerita yang memiliki satu kesatuan.
  • Teks anekdot disunting atau dicek kembali apa yang kurang dan apa yang akan ditambahkan.
  • Setelah mengetahui cara membuat teks anekdot, apakah Anda mulai tertarik untuk membuatnya?

Itulah penjelasan tentang struktur teks anekdot dan cara membuatnya. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait