Tradisi Batagak Pangulu Minangkabau

Batagak pangulu (penghulu) adalah sebuah upacara adat Minangkabau yang berfungsi untuk memilih dan mengangkat pemimpin kaum/suku yang baru atau mengganti pemimpin kaum/suku yang lama. (Foto: Pinterest/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Batagak pangulu (penghulu) adalah sebuah upacara adat Minangkabau yang berfungsi untuk memilih dan mengangkat pemimpin kaum/suku yang baru atau mengganti pemimpin kaum/suku yang lama.

Bacaan Lainnya

Sebagai penganut sistem Matrilineal, masyarakat Minangkabau menganggap kehadiran seorang pimpinan sangat diperlukan dan dibutuhkan, karena pemimpin dapat membimbing, mengarahkan dan mengatur anak kemanakan dalam berbagai hal.

Proses batagak pangulu juga mengandung nilai-nilai pendidikan berupa nilai pendidikan tentang kepemimpinan, musyawarah, kerjasama, seni dan nilai sopan satun, tatakrama serta tutur kata berbahasa.

Calon penghulu haruslah seorang laki-laki dan memiliki sifat yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin. Ia diharapkan berasal dari keluarga baik, telah baligh (dewasa) dan berakal, dan berilmu.

Batagak pangulu dapat berlangsung cukup lama, bisa menghabiskan waktu tiga sampai tujuh hari. Dalam prosesi ini biasanya calon penghulu diharuskan menyembelih sapi atau kerbau untuk menjamu para tamu.

Dan semua tanggung jawab dan kewajiban yang dibebankan kepada seorang penghulu merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai dengan semestinya.
(BBS/Magang/Dewi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait