Wujudkan Terang seluruh Pelosok Negeri, Wagub Resmikan Listrik Desa di Mentawai

Kado indah di penghujung tahun 2023, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat berhasil wujudkan terang dengan mengalirkan listrik kepada masyarakat Dusun Berkat, Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Senin (13/11/2023). (Foto: PLN Sumbar/sumbarfokus.com)

KEPULAUAN MENTAWAI (SumbarFokus)

Kado indah di penghujung tahun 2023, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat berhasil wujudkan terang dengan mengalirkan listrik kepada masyarakat Dusun Berkat, Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Senin (13/11/2023).

Bacaan Lainnya

Apresiasi tak terhingga kepada PLN disampaikan oleh Jusmen, Kepala Dusun Berkat. Ia bercerita sebelum mendapatkan listrik dari PLN, warga dusun mendapatkan listrik dari genset dan harus memakai pelita untuk penerangan malam hari.

“Kami sangat terharu dan berterima kasih atas perjuangan yang Ikhlas dari PLN dalam menerangi dusun kami, sehingga impian masyarakat yang sudah puluhan tahun menunggu kehadiran listrik akhirnya tercapai. Dengan adanya akses listrik yang memadai ini, tak hanya mampu memenuhi kebutuhan energi masyarakat desa, namun juga dapat dimanfaatkan untuk kemajuan dan meningkatkan roda perekonomian,” imbuh Jusmen.

General Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho yang hadir bersama Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, dan Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai Fernando Jongguran Simanjuntak menyampaikan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik sampai ke seluruh pelosok daerah.

“Peresmian jaringan listrik desa serta penyalaan pelanggan menjadi kado akhir tahun dari PLN untuk masyarakat dusun Berkat. Melalui perjuangan dan kerja keras, saat ini Rasio Desa Berlistrik di Sumatera Barat telah mencapai angka 99,92 persen dan Rasio Elektrifikasi PLN (RE) sebesar 98,83 persen, dengan jumlah desa berlistrik sebanyak 1264 desa, dari 1265 desa yang ada di Provinsi Sumatera Barat, sehingga tinggal satu desa yang belum berlistrik PLN,” terang Eric.

Peresmian Listrik Desa kali berhasil menghadirkan listrik untuk kurang lebih 60 keluarga dengan panjang Jaringan Tegangan Menengah 5,3 kMS, Jaringan Tegangan Rendah 3,2 kMS, 1 x 100 kVA unit gardu, dengan total investasi PLN Rp 2,26 Milyar.

Eric juga mengapresiasi perjuangan PLN dan masyarakat dalam upaya melistriki tersebut.

“Perjuangan untuk melistriki daerah 3T tentu tidak mudah dan pasti penuh tantangan, namun kami salut masyarakat juga mau bekerja sama, bahu membahu membantu keberhasilan proses tersebut. Dengan semangat perjuangan yang dimiliki insan PLN serta dukungan dari seluruh pihak, segala rintangan dapat teratasi dengan baik,” kata Eric.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengungkapkan rasa syukur dan bahagia melihat warga yang antusias dalam menyambut hadirnya listrik di tempat mereka, seraya mengapresiasi kinerja PLN dalam melistriki daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Luar biasa, terimakasih PLN, Alhamdulillah pada hari ini, satu dusun sudah teraliri listrik lagi, yakni Dusun Berkat Desa Tua Pejat yang didalamnya ada sekitar 60 kepala keluarga akhirnya bisa merasakan kemerdekaan akan listrik. Mari gunakan listriknya sebaik mungkin, optimalkan untuk kehidupan yang lebih baik. InsyaAllah PLN dan Pemprov akan terus bersinergi mewujudkan dusun dan desa terang benderang 100 persen di Sumatera Barat ini,” jelasnya.

Audy menambahkan langkah ini mampu mendorong masyarakat lebih produktif lagi dan meningkatkan taraf hidup dan perekonomian Masyarakat.

“Program Listrik Desa ini merupakan wujud nyata dari komitmen Negara hadir dalam mewujudkan energi berkeadilan. Oleh karena itu, Pemerintah dan PLN akan terus bersinergi untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik sehingga mendorong roda perekonomian,” kata Audy lagi. (000/UID-Sumbar)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait