80 Sasaran Dapat Bantuan Pangan Penanganan Stunting di Padang Panjang

Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Padang Panjang Sonny Budaya Putra secara simbolis serahkan bantuan pangan pokok untuk baduta (anak di bawah usia dua tahun) dan ibu hamil berisiko stunting, Kamis (16/11/2023) di Aula Dinas Sosial PPKBPPPA. (Foto: Pemko Padang Panjang/sumbarfokus.com)
PADANG PANJANG (SumbarFokus)
Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Padang Panjang Sonny Budaya Putra secara simbolis serahkan bantuan pangan pokok untuk baduta (anak di bawah usia dua tahun) dan ibu hamil berisiko stunting, Kamis (16/11/2023) di Aula Dinas Sosial PPKBPPPA.
Bantuan pangan pokok berisi telur, susu serta beras Fortivit tersebut disalurkan untuk 70 baduta dan 10 ibu hamil berisiko stunting di Kota Padang Panjang. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU pengadaan serta penyaluran beras Fortivit antara Dinas Sosial PPKBPPPA dengan Perum Bulog Cabang Bukittinggi.
Sonny berharap dengan berbagai program dalam penanganan stunting di Padang Panjang, dapat bermanfaat dan dibuktikan dengan menurunnya angka stunting.
“Ini bagian dari program yang telah dirintis sebelumnya. Seperti Dahsat dan Basunting yang harus tetap jalan. Kita harus fokus dalam intervensi langsung kepada ibu hamil, baduta. Kita libatkan semua stakeholder berikan penyuluhan kepada calon pengantin sebagai pembekalan kesiapan perencanaan tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Sonny mengingatkan jajaran untuk akan tetap memprioritaskan penanganan stunting dengan intervensi langsung.
“Tanggung jawab ini merupakan amanat dari pusat. Pemko tetap komit dan serius untuk 2024 terutama penanganan langsung, bukan lagi acara seremonial. Kita akan evaluasi pada akhir tahun atau awal 2024. Kita akan berikan reward terhadap kelurahan yang tercepat dalam akselerasi penanganan stunting,” sebutnya.
Pimpinan Cabang Bulog Bukittinggi, Sri Wahyuni mengapresiasi gerak cepat Pemko dalam penggunaan beras Fortivit dalam mengatasi stunting.
“Padang Panjang menjadi yang pertama menjalin MOU dengan Bulog. Beras Fortivit merupakan beras lokal berkualitas premium yang rasanya enak dan pulen, memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang tinggi. Mengonsumsinya tidak perlu mencuci, sangat baik bagi ibu hamil dan bagus untuk MPASI,” jelasnya. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.

Bacaan Lainnya


Pos terkait