PARIAMAN (SumbarFokus)
Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menargetkan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100 persen pada tahun 2026 guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sehingga dapat mengakses layanan medis tanpa terkendala biaya.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan, hingga 1 Mei 2026 cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Pariaman telah mencapai 99,31 persen dari jumlah penduduk semester I tahun 2026.
“Hingga 1 Mei 2026, tercatat 104.973 dari 105.695 penduduk semester I 2026 telah terdaftar sebagai peserta JKN,” ujar Yota, saat memimpin rapat Forum Komunikasi Implementasi Program JKN Kota Pariaman Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman, Selasa (26/5/2026).
Dia menegaskan, seluruh masyarakat Kota Pariaman harus memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau, termasuk bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah.
“Komitmen ini akan terus ditingkatkan agar pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Pariaman. Kita instruksikan kepada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Dukcapil untuk segera menindaklanjuti dan mengecek serta memprioritaskan masyarakat yang belum masuk kepesertaan dan mencarikan solusinya,” katanya.
Selain itu, Yota juga meminta perhatian terhadap badan usaha di Kota Pariaman yang masih menunggak kepesertaan JKN. Dia menginstruksikan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP Naker) untuk memberikan teguran dan surat tertulis kepada perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





