Bawaslu Pess Gelar Apel Siaga Pengawasan Kampaye Pemilu 2024

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pesisir Selatan (Bawaslu Pessel) menggelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu Tahun 2024, Selasa (5/12/2023). (Foto: Pemkab Pessel/SumbarFokus.com)

PESISIR SELATAN (SumbarFokus)

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pesisir Selatan (Bawaslu Pessel) menggelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu Tahun 2024, Selasa (5/12/2023).

Bacaan Lainnya
KPU Provinsi Sumatera Barat

Apel tersebut sebagai langkah awal kerjasama Bawaslu Pessel dengan pihak pihak terkait dalam menyukseskan Pemilu.

Apel siaga yang dilaksanakan Bawaslu Pessel demi mewujudkan pemilu damai itu berlangsung di Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Komisioner Bawaslu Nurmaidi, anggota Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat menegaskan, apel siaga pengawasan kampanye pemilu 2024 harus dilaksanakan karena langkah awal bagi Bawaslu bekerja sama dengan semua pihak, termasuk Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Kejaksaan, untuk menunjukkan kesiapan dalam pengawasan dan penindakan selama tahap kampanye ke depan.

“Saya menekankan pentingnya mematuhi semua prosedur peraturan perundang-undangan selama kampanye. Kampanye selama 75 hari telah diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017, dengan peraturan teknis diatur dalam PKPU Nomor 15 tahun 2023 yang kemudian diubah menjadi peraturan KPU Nomor 20 tahun 2023,” ungkapnya.

Bawaslu Pessel pun mengajak semua pihak untuk memiliki kesadaran dan kewajiban yang sama dalam memastikan agar proses penyelenggaraan pemilu tahun 2024 berjalan sesuai prinsip Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil.

Nurmaidi juga menyampaikan pesan kepada pengawas pemilu, menekankan tiga hal yang harus diberikan kepada masyarakat, kontestan Pemilu, termasuk partai politik, caleg, calon perseorangan DPD, calon presiden, calon wakil presiden, dan tim suksesnya.

Pesannya, pertama, memberi kepastian hukum dalam penegakkan aturan pemilu. Kedua, memberi pelayanan prima dalam proses pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Ketiga, mematuhi semua prosedur peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan penegakan hukum.

“Maka itu, kami sampaikan jajaran Bawaslu dari kecamatan maupun desa untuk menegak tegas hal-hal tersebut. Di tahapan kampanye, saya tekanankan untuk netralitas ASN, TNI/Polri, PKD, Kades beserta perangkat agar tidak berkampanye,” tegas Komisioner Bawaslu Pessel. (019)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait