Hasilnya mulai dirasakan Rahma. Dia kini dapat berjalan lebih baik dan kembali melakukan aktivitas yang sebelumnya terbatas. Bahkan, Rahma sudah mampu mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa berjalan kembali dengan baik. Saya juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam,” ujar Rahma.
Dia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada UPZ BAZNAS Semen Padang. Menurut Rahma, bantuan tersebut membawa perubahan besar, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penanganan kaki palsu Rahma dilakukan melalui Ade Orthopros, workshop yang menangani pembuatan dan penanganan alat bantu bagi pasien ortopedi, rehabilitasi medis, tumbuh kembang, serta pembuatan kaki dan tangan palsu.
Ahli Ortotis Prostetis Orthopros Ade Saputra mengatakan, Rahma bukan pasien baru di workshop tersebut. Rahma telah menjadi pasien sejak 2017 dan sebelumnya menggunakan tongkat biasa.
Dalam penanganan terbaru, dilakukan penggantian komponen socket pada kaki palsu Rahma. Penggantian tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Rahma agar alat bantu dapat digunakan dengan lebih nyaman dan menunjang aktivitas secara optimal.
“Sekarang kondisinya sangat baik. Ibu Rahma sudah bisa berjalan, beraktivitas, mengendarai sepeda motor, bahkan sudah kembali berjualan ayam,” kata Ade.
Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang Akmal mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program kesehatan dan biaya kemanusiaan. Melalui program tersebut, dana zakat yang dihimpun diupayakan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





