Ia menilai kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi semakin penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan nilai produk, dan menjaga keberlanjutan usaha.
“Perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menuntut pelaku usaha untuk terus belajar, beradaptasi, dan menemukan cara baru dalam menjangkau konsumen. Sebab, pemasaran digital tidak hanya membuka peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, tapi juga dapat membantu meningkatkan daya saing, memperkuat identitas merek, dan membangun kepercayaan konsumen,” ujarnya.
Nilda juga menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan. Meski demikian, strategi pemasaran secara luring dan daring menurutnya perlu berjalan beriringan agar pelaku UMKM tetap dapat mempertahankan konsumen lama sekaligus menjangkau pasar baru.
“ Dengan strategi tersebut, pelaku UMKM dapat mempertahankan konsumen yang telah dimiliki sekaligus menjangkau pasar baru melalui media sosial dan platform perdagangan elektronik,” tuturnya.
Sementara itu, Arizi Utama menilai identitas merek menjadi salah satu fondasi penting dalam pemasaran. Produk perlu memiliki karakter yang kuat dan jelas agar mudah dikenali serta memiliki pembeda dibandingkan produk sejenis.
Ia juga mengingatkan pelaku UMKM agar media sosial tidak sekadar digunakan untuk mengunggah foto produk. Pengelolaannya perlu dilakukan secara terencana dan konsisten dengan konten yang mampu memberikan informasi, membangun kedekatan, dan menumbuhkan kepercayaan calon konsumen.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





