Hadiri Business Matching Belanja Produk dalam Negeri 2023, Bupati Agam Dukung Kebijakan P3DN

Agam
Bupati Kabupaten Agam Andri Warman hadiri Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri tahun 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (16/3/2023). (Foto: Ist.)

JAKARTA (SumbarFokus)

Bupati Kabupaten Agam Andri Warman hadiri Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri tahun 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (16/3/2023).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut merupakan langkah Nasional dalam mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) secara nasional.

Menyikapi hal itu, Kemenperin RI menggelar Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri tahun 2023 tanggal 15-17 Maret 2023 dengan mengusung konsep one stop event yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo.

Dalam arahannya, Jokowi meminta produk lokal tidak hanya masuk e-katalog tetapi dibeli oleh kementrian/lembaga dan pemerintah daerah.

“Saya hanya titip kalau sudah masuk barang produk dalam negeri kita ke e-Katalog jangan dibiarkan hanya masuk saja tapi dibeli,” tegas Jokowi

Presiden mengimbau instansi pemerintah daerah agar membeli barang untuk kegiatan pemerintahan harus memiliki kandungan PDN minimal 25 persen.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Agam Andri Warman menyebutkan, ia sangat mendukung program Nasional itu, karena dinilai menguntungkan daerah.

Ditambahkan, acara ini menjadi ajang baik untuk menunjukkan komitmen nyata keberpihakan pemerintah terhadap produk dalam negeri, UMKM dan koperasi.

Andri Warman menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjalankan kebijakan pemerintah pusat melalui P3DN.

Disebutkan, Kabupaten Agam sebagai instansi pengguna PDN akan segera merealisasikan hal ini untuk mendukung program Nasional yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Untuk pembelian barang di kegiatan Pemkab Agam kini kita haruskan mengandung PDN minimal 25 persen, dan kita akan mengambil langkah -langkah terobosan untuk menggenjot pencapaian e-katalog lokal kita di Kabupaten Agam.

Bupati mengimbau, seluruh pelaku usaha di Kabupaten Agam untuk bekerjasama, dan terus meningkatkan produktifitas melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dalam rangka pencapaian target dan pemulihan ekonomi nasional.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha lokal termasuk UMKM, bekerjasama dengan pemerintah untuk meraih hasil yang maksimal. Ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap seluruh pelaku usaha khususnya di Agam,” harapnya. (000/007)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait