KSMR, Koperasi yang Menyatukan Hampir 600 Saudagar Minang

Syafruddin Al. (Foto: Ist.)

Oleh SYAFRUDDIN AL*

Sabtu, 29 April 2023 ini, Koperasi Saudagar Minang Raya disingkat K-SMR bakal menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk ke enam kalinya di Padang, Sumatera Barat. Ini merupakan RAT ketiga yang diselenggarakan di kampung halaman, meski markas besar koperasi besutan para saudagar, akademisi, birokrat, dan kalangan profesional ini, berada di Jakarta. Sebelumnya, dua kali RAT diselenggarakan di Jakarta.

KSMR ini petama kali dideklarasikan 27 Januari 2017 di Jakarta dan kemudian pada 28 April 2017 dalam sebuah acara bazar kuliner bersama UMKM asal Minang, di lapangan Banteng, Jakarta Pusat, KSMR diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Bermodal awal Rp800 juta yang terhimpun dari simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela anggota koperasi, di tahun pertama dan kedua koperasi ini berhasil meraup SHU yang cukup signifikan Rp300 jutaan, melalui proyek kerjasama bagi hasil dengan para anggota maupun non anggota. Namun kemudian, gelombang COVID-19 ikut melemahkan SHU KSMR periode 2019, 2020, dan 2021.

Kendati begitu, KSMR yang pada tahun 2019 dinahkodai pengusaha nasional asal Minang, Joinerri Kahar — akrab disapa Bang Joi Kahar — berhasil merintis usaha baru yang cukup membanggakan, yaitu PT Usaha Unggas Saudagar Minang (PT UUSM) yang mengelola usaha Rumah Potong Ayam (RPA) Modern di Aia Pacah – Padang dengan nilai investasi lebih dari Rp9 miliar. Sekitar 30 persen merupakan saham koperasi, sisanya merupakan saham perorangan anggota KSMR.

Selain RPA, koperasi ini juga sudah mendirikan PT Usaha Tani Saudagar Minang (PT UTSM) yang bergerak dalam pengembangan pertanian berskala industri di Alahan Panjang, Solok, dan pada 29 April nanti, insya allah juga akan meresmikan penggunaan lapangan mini soccer di Komplek GOR H. Agussalim, Kota Padang. Lapangan mini soccer ini juga merupakan proyek kerja sama antara koperasi dengan sejumlah anggota. Tujuannya, selain untuk memanfaatan peluang bisnis juga untuk mendorong pemanfaatan lahan komersil Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar lebih berdaya guna. Namun begitu, bak kata kias, rumah sudah tokok tetap saja berbunyi. Ada saja pihak-pihak yang ingin mempersoalkan kerjasama ini. Padahal, puluhan tahun lapangan itu hanya menganggur tanpa menghasilkan apa-apa.

RPA Air Pacah, misalnya, boleh jadi dibangun sebagai bentuk rasa cinta kampung halaman anggota KSMR, yaitu untuk menyediakan ayam potong bersih dan higienis yang dipotong menurut syariat Islam dan sangat dijamin kehalalannya. Namun yang namanya bisnis, meski sudah berada di “bawah ketiak” orang Minang, produk RPA masih saja kalah bersaing dengan produk RPA dari Sumatera Utara dan Pulau Jawa. Aneh bin ajaib, itulah kelamnya dunia bisnis. Syukurnya, para investor dan pengelola RPA milik KSMR tidak pernah menyerah dan terus berinovasi agar produknya bisa diterima oleh masyarakat Minang yang biasanya sangat telaten dengan kehalalan ayam potong tersebut.

Koperasi dan Networking Minangkabau

Membangun networking
urang Minangkabau dan mewariskan perjuangan Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta yang notabene adalah orang Minangkabau sendiri. Itulah dasar filosofis pendirian Koperasi Saudagar Minang Raya.
Sejumlah pengusaha, akedemisi, birokrat dan profesional hebat, seperti Nurhayati ‘Wardah’ Subakat (pengusaha kosmetik wardah), Joinerri Kahar (pengusaha tambang batubara dan owner Dempo Group), Bally Saputra (pengusaha properti dan restoran Minang terbesar se Asia Tenggara di Cilegon), Syahrudin (pengusaha hotel di Banten), H. Basril Djabar (pengusaha media massa dan owner Harian Singgalang), Firdaus HB (pengusaha konstruksi di Jawa Timur dan Jakarta), Evalinda (pengusaha De-Besto), Erliza (dosen IPB, The Best Innovator 2017 serta pemilik Liza Herbal International dan Erliza Choccolate Factory), Elva Waniza (pengusaha property Elva Primandiri Gorup), Hari Ichlas (pengusaha jaringan SPBU dan property), Zuhrizul Chaniago (pengusaha Pariwisata Sumatera Barat), Budi Syukur (pengusaha Ranah Minang), Ramal Saleh (mantan Ketua Kadinda Sumatera Barat), Buchari Bahter (pengusaha dan Ketua Kadin Sumatera Barat), dan Budhy Mitra Syah (pengusaha sukses di Bandung) ikut bergabung mendirikan koperasi ini.

Juga ada Fasli Jalal (mantan Wamendiknas, Ketua Gebu Minang, dan kini Rektor Universitas Yarsi), Maizar Rahman (mantan Sekjen OPEC dan Ketua Umum Yayasan Proklamator Bung Hatta), Dasril Moena dan Rudy Tavinos (ahli perminyakan internasional), Marlina (Wakil Ketua Forum Bisnis Halal Unand), Aqua Dwipayana (motivator ulung tingkat nasional). Kemudian dari angkatan dan birokrat seperti Laksda TNI (Purn) Ardius Zainuddin (mantan Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan), Irjen Pol (Purn) Dasrul Lamsudin (mantan Kapolda Sumbar), Busharmaidi (mantan Ppejabat Eseslon I di Kementerian Perindustrian), Rokhmin Dahuri (sumando Minang dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan), Riza Fahlevi (mantan Walikota Payakumbuh), Fauzi Bahar (mantan Walikota Padang dan Ketua LKAAM Sumbar), Mahyeldi (Gubernur Sumatera Barat), Audy Joynaldi (Wakil Gubernur Sumbar), dan sejumlah nama lainnya tercatat sebagai anggota Koperasi Saudagar Minang Raya bersama lebih dari 500 orang Minang dari berbagai latar belakang profesi di ranah maupun di rantau (termasuk rantau mancanegara).

Meski nama-nama besar dan hebat itu belum tentu menjadi jaminan koperasi ini akan berjalan sukses, namun setidaknya inilah koperasi yang diharapkan akan menjadi wadah silaturahim, wadah untuk mendorong terjadinya networking para saudagar Minang di ranah dan di rantau, serta koperasi yang akan membuktikan kepada dunia bahwa konsep ekonomi kerakyatan yang digagas dan diperjuangkan oleh Proklamator Bung Hatta itu, benar-benar mampu menjadi soko guru perekonomian bangsa.

Koperasi ini dicita-citakan menjadi koperasi berkaliber global dengan membina sebanyak mungkin anggota di seluruh dunia, baik pribadi maupun badan usaha/koperasi sehingga memiliki kekuatan yang mampu mendorong produktivitas dan kualitas barang-barang produksi, maupun kegiatan dagang para anggota untuk meraih ceruk-ceruk pasar global yang makin terbuka.

Bidang kegiatan usaha koperasi bisa dibuat seluas mungkin, seperti pertanian, peternakan, industri manufaktur di berbagai bidang, perdagangan di berbagai sektor, e-commerce , industri pariwisata (tour, transportasi, perhotelan, pelatihan, manajemen, kuliner, kerajinan, kapal wisata), keuangan syariah dan berbagai kegiatan usaha lainnya.

Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi yang juga tercatat sebagai anggota KSMR, berharap koperasi ini mampu membina dan melakukan kerjasama dengan 600.000 UMKM di Ranah Minang, sehingga bisa sukses bersama-sama.

Begitu juga harapan dari owner kosmetik fenomenal Wardah, Nurhayati Subakat, agar KSMR tidak hanya mempererat sulaturahim sesama saudagar Minang, tetapi koperasi ini juga bisa memperlebar usaha khususnya di bidang UMKM.

Ketua Umum KSMR Jonerri Kahar bersama Sekumnya Firdaus HB, bermimpi lebih besar lagi, bagaimanan Koperasi SMR ini menjadi pemicu terjadinya koalisi antar koperasi. Misal, ada bisnis yang butuh modal Rp100 triliun, koperasi bisa berkoalisi untuk menghimpun modal bersama, sehingga apapun usaha besar akan bisa ditangani melalui modal koperasi.

Mantan Ketua Kadinda Sumbar yang juga owner Harian Singgalang yang selalu mengharapkan terciptanya kelanggengan berusaha ( networking ) antar sesama saudagar/orang Minang bisa terwujud melalui Koperasi SMR.

Koperasi ini harus bisa membuktikan bahwa orang Minangkabau itu bisa kerja bersama dan bekerjasama dalam sebuah jaringan bisnis untuk memajukan ekonomi Ranah Minang dan ekonomi urang awak di perantauan. Uda Bas sudah membuktikan melalui dua wadah usaha yang ikut dibidaninya, yaitu Koperasi Pengusaha (Kopus) Sumatera Barat dan Modal Ventura Sumatera Barat yang terus berkembang baik dan, kini, masing-masingnya sudah mencatatkan asset puluhan miliar rupiah.

“Silaturahim terbangun, UMKM dan urang kampuang tertolong, labo (SHU) dapek pulo.” Begitulah KSMR ini semestinya. Mudah-mudahan. (*/penulis adalah wartawan dan anggota KSMR)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait