NCH Koto Tangah Didorong Jadi Pusat Kreativitas dan Ekonomi Berbasis Budaya

Dorongan itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri saat membuka kegiatan pelestarian seni budaya di Medan Nan Bapaneh Kantor Wali Nagari Koto Tangah, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Pemprov Sumbar/SumbarFokus.com)

Program NCH merupakan salah satu program unggulan Pemprov Sumbar. Pada 2025-2026, sebanyak 13 daerah ditetapkan sebagai lokus pelaksanaannya, termasuk Nagari Koto Tangah. Data pemerintah daerah juga menyebut Koto Tangah menjadi salah satu dari 10 lokasi baru NCH yang dipersiapkan pada 2026.

Dukungan juga datang dari Pemkab Agam. Asisten Pemerintahan Setdakab Agam Yunelson mengatakan, pemerintah daerah telah menetapkan 32 masjid sebagai pusat kegiatan anak nagari dalam mendukung program NCH. Masing-masing masjid mendapat alokasi anggaran pembinaan Rp15 juta dari APBD Kabupaten Agam sejak 2025.

ā€œIni merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menyukseskan program NCH,ā€ ujar Yunelson.

Sementara itu, kegiatan pelestarian seni budaya di Koto Tangah berlangsung selama dua hari, 26-27 September 2026. Agenda diisi pameran koleksi Museum Adityawarman, workshop warisan budaya, pameran kuliner tradisional, serta pertunjukan seni dan budaya.

Bacaan Lainnya

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pasambahan kato dan makan bajamba. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan generasi muda dan tokoh masyarakat setempat untuk memperkuat pewarisan pengetahuan dan praktik budaya Minangkabau. (000/adpsb)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait