PADANG PARIAMAN (SumbarFokus)
Pemkab Padang Pariaman menerima audiensi dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat terkait rencana reaktivasi jalur rel kereta api Padang–Kayu Tanam dan Kayu Tanam–Padang Panjang. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat bupati pada Senin (23/02/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Dedy menjelaskan latar belakang rencana tersebut serta potensi dampak positif yang akan dihasilkan. Dia mengungkapkan, hasil survei menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api rute Padang–Kayu Tanam. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah penumpang yang signifikan, dari sekitar 9.000 penumpang pada Januari 2025 menjadi 24.000 penumpang pada Januari 2026.
Menurutnya, jika reaktivasi jalur ini dapat direalisasikan, masyarakat akan lebih mudah menjangkau wilayah Padang Panjang. Selain itu, kemudahan akses transportasi ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Padang Pariaman, dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan.
“Tujuan kami datang ke sini adalah agar reaktivasi jalur rel kereta api Padang–Kayu Tanam dan Kayu Tanam–Padang Panjang dapat terlaksana dan berjalan dengan baik,” ujar Dedy.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Dia menilai reaktivasi jalur kereta api merupakan kabar baik bagi pengembangan transportasi sekaligus mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






