Patroli Masa Tenang Pemilu di Kepulauan Mentawai, Petugas Sisir APK yang Masih Terpajang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepulauan Mentawai yang didampingi oleh anggota Bawaslu Provinsi Kurniawan, lakukan Patroli Pengawasan Pemilu di masa tenang dengan berpatroli pada beberapa titik di kawasan Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Foto: Bawaslu/SumbarFokus.com)

KEPULAUAN MENTAWAI (SumbarFokus)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepulauan Mentawai yang didampingi oleh anggota Bawaslu Provinsi Kurniawan, lakukan Patroli Pengawasan Pemilu di masa tenang dengan berpatroli pada beberapa titik di kawasan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Bacaan Lainnya

“Diawali dari titik nol atau Tua Peijat, kita lanjutkan ke Jati hingga jalan raya, kemudian kita lanjutkan di sepanjang poros sampai mentok di Mapadegat, kemudian akan dilanjutkan di sepanjang poros jalan raya hingga ke tugu Sikerei dan berakhir di Dusun Pogari,” kata Ketua Bawaslu ¬†Kepulauan Mentawai Perius, Senin (12/2/2024).

Tim Patroli pengamanan pemilu dimasa tenang berhasil mengamankan beberapa alat peraga Kampanye yang masih terpasang pada beberapa titik di kawasan Kepulauan Mentawai meski sempat dilarang oleh warga untuk mencopot alat peraga yang terpasang didepan rumahnya.

Alat peraga yang berhasil diamankan adalah berupa Spanduk, bendera Partai dan Stiker yang ditempelkan pada beberapa rumah dan toko.

Sebelumnya, pada beberapa titik kawasan yang terpasang alat peraga Kampanye sudah dahulu dibersihkan oleh warga sekitar, namun pada beberapa titik lainnya masih terlihat spanduk maupun bendera partai dan alat peraga lainnya yang kemudian diamankan oleh tim Pengawasan Pemilu di masa tenang.

“Sebelumnya telah diberitahukan kepada seluruh warga untuk membersihkan alat peraga kampanye, dan telah dibersihkan oleh warga. Namun masih terdapat beberapa alat peraga kampanye yang belum juga dibersihkan. Maka kami bersama tim lakukan patroli guna membersihkan kembali alat peraga yang masih terpasang,” kata Ketua Bawaslu Kepulauan Mentawai Perius.

Semulanya Bawaslu Kepulauan Mentawai membentuk tiga tim petugas gabungan, namun hasil dari pengawasan, alat peraga kampanye serta atribut partai politik sudah diterbitkan secara mandiri oleh tim partai politik itu sendiri, sehingga Bawaslu menjadikan satu tim secara bersamaan untuk melakukan patroli karena hanya tersisa beberapa pada titik kawasan tertentu. (000)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait