Sehari sebelumnya, Selasa (22/9/2026), Pemko Padang Panjang juga memaparkan penerapan Manajemen Talenta ASN kepada BKN di Jakarta. Paparan dilakukan di hadapan Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN Herman.
Pemko memaparkan profil ASN, hasil talent mapping, pengembangan kompetensi dan karier, hingga rencana penyiapan calon suksesor untuk jabatan target. Saat ini terdapat 1.956 ASN, terdiri dari 1.636 PNS dan 320 PPPK.
Wali Kota Hendri menegaskan, pemetaan talenta harus dilanjutkan dengan pengembangan aparatur berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja.
āPengembangan ASN harus dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi dan kinerja. Kita ingin setiap ASN memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Pada akhirnya, peningkatan kualitas ASN harus bermuara pada pelayanan publik yang semakin baik,ā katanya.
Pj. Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Kuartini Deti Putri menjelaskan, hasil pemetaan menggunakan pendekatan 9-Box akan menjadi dasar pengembangan kompetensi, perencanaan karier, serta penyiapan talenta sesuai kebutuhan organisasi.
āTalent mapping tidak berhenti pada pemetaan. Hasilnya harus ditindaklanjuti melalui pengembangan kompetensi dan karier, sehingga setiap talenta memiliki arah pengembangan yang jelas dan organisasi memiliki kesiapan sumber daya manusia untuk kebutuhan ke depan,ā jelas Kuartini.
Tahapan berikutnya mencakup pendalaman calon suksesor melalui wawancara, presentasi, ujian tertulis, penilaian kompetensi teknis, dan rekam jejak. Penerapan Manajemen Talenta tersebut diselaraskan dengan RPJMD Kota Padang Panjang 2025-2029.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





