Peternak di Pessel Diinbau Manfaatkan Inseminasi Buatan

Para peternak di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diminta agar memanfaatkan sistem Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. Program ini digulirkan pemerintah untuk meningkatkan populasi ternak sapi yang bermutu dan berkualitas tinggi menurut jenisnya. (Foto: Pemkab Pessel /sumbarfokus.com)

PESISIR SELATAN (SumbarFokus)

Para peternak di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diminta agar memanfaatkan sistem Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. Program ini digulirkan pemerintah untuk meningkatkan populasi ternak sapi yang bermutu dan berkualitas tinggi menurut jenisnya.

Bacaan Lainnya

“Pelayanan IB pada ternak sapi ini akan dilakukan oleh petugas inseminator di semua kecamatan,” kata Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan Madrianto, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Sri Rita Setiawati, baru-baru ini.

Program IB atau kawin suntik pada ternak sapi, jelasnya, adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (spermatozoa atau semen) yang telah dicairkan dan diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina.

“Kawin suntik itu menggunakan metode dan alat khusus yang disebut dengan insemination gun. Melalui pola ini, maka kita bisa memperbaiki mutu genetika ternak tanpa mengharuskan pejantan unggul,” terangnya.

Keuntungan lainnya yang didapatkan oleh peternak melalui IB itu adalah akan mengurangi biaya, mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul lebih luas dalam jangka waktu lama, meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur, serta mencegah penyebaran penyakit kelamin.

Kabid Keswan Sri Rita Setiawati menambahkan, program IB juga dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik, serta juga bisa mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina (inbreeding).

“Dari itu kami mengimbau kepada peternak di daerah ini agar memanfaatkan pola IB ini agar apa yang diharapkan itu bisa tercapai. Sebab petugas Keswan yang tersebar di semua kecamatan akan siap memberikan pelayanan IB ini pada peternak bila dipanggil,” jelasnya. (019)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait