Pemko Pariaman Targetkan 5.500 Sertifikasi Halal Gratis pada 2026

PARIAMAN (SumbarFokus)

Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menargetkan sebanyak 5.500 program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) pada tahun 2026 guna mendukung percepatan jaminan produk halal di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad, saat menerima kunjungan Kepala BPJPH Provinsi Sumatera Barat Ikrar Abdi, di Ruang Kerja Wali Kota Pariaman, Selasa (26/5/2026).

Yota menegaskan dukungan penuh Pemko Pariaman terhadap penyelenggaraan Jaminan Produk Halal melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan sejumlah OPD terkait serta lembaga pendamping dan pemeriksa halal.

Bacaan Lainnya

Dia juga meminta seluruh pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Pariaman segera memanfaatkan program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) 2026 yang telah dibuka oleh BPJPH.

“Tahun ini Kota Pariaman sudah terbit 1.500 sertifikat halal. Untuk program Sehati 2026 masih ada sebanyak 5.500 kuota lagi untuk Kota Pariaman. Kita menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menuntaskan target Sehati 2026 sebelum Oktober 2026,” ujarnya.

Selain itu, Pemko Pariaman juga menargetkan pembentukan zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) sebagai upaya menjadikan Kota Pariaman sebagai etalase kuliner halal yang tertata, aman, sehat, dan berdaya saing di Sumatera Barat.

Sementara, Ikrar Abdi mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal yang mewajibkan sertifikasi halal bagi produk UMK mulai berlaku efektif pada 17 Oktober 2026.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait