Selain sektor agro, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif juga menjadi perhatian.
Salah satu rencana yang dibahas adalah penataan kawasan kuliner malam tematik, yang diarahkan menjadi daya tarik wisata baru.
Konsep ini terintegrasi dengan pengembangan kawasan unggulan seperti Mentawai dan Mandeh.
Di bidang infrastruktur, proyek Tol Padang–Pekanbaru menjadi salah satu prioritas utama.
Ruas Sicincin–Pangkalan dipandang strategis untuk meningkatkan konektivitas serta menurunkan biaya logistik antara Sumbar dan Riau.
Selain tol, pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, energi panas bumi, hilirisasi sawit, serta industri jagung juga masuk dalam agenda pembahasan.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan ekonomi Sumbar berbasis investasi dan hilirisasi.
Arah kebijakan ini diharapkan mampu mendorong transformasi dari ekonomi berbasis komoditas menuju industri bernilai tambah. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






