Tujuh Kesalahan Memasak yang Membuat Berat Badan Naik

Membuat Berat Badan Naik
Ilustrasi. (Canva/Foto: Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Salah satu kunci untuk menurunkan berat badan adalah dari asupan yang kita konsumsi sehari-hari. Namun, bukan hanya jenis makanannya saja yang harus diperhatikan. Cara kita memasak makanan tersebut juga memiliki pengaruh yang besar terhadap penurunan berat badan.

Bacaan Lainnya

Ada beberapa kesalahan memasak yang ternyata bisa membuat proses diet terhambat dan justru membuat berat badan kita naik. Anda tak ingin hal ini terjadi, kan? Oleh karena itu, ketahui kesalahan memasak membuat berat badan naik melalui penjelasan berikut ini!

  1. Menggunakan minyak terlalu banyak

Berbagai jenis minyak memang bisa menambahkan rasa gurih pada makanan. Beberapa di antaranya bahkan baik untuk kesehatan. Akan tetapi, Anda harus membatasi penggunaannya. Hal ini juga berlaku untuk minyak zaitun yang sering dianggap sehat.

Minyak adalah bahan makanan yang kaya akan kalori. Bahkan, di dalam satu sendok makan minyak zaitun terkandung 120 kalori. Maka dari itu, sebaiknya kurangilah penggunaan minyak untuk makanan, termasuk untuk dressing salad.

  1. Terlalu sering menggoreng makanan

Metode memasak juga merupakan bagian penting dalam pola makan sehat. Saat Anda menggoreng, memanggang, atau merebus makanan, banyak mineral penting seperti kalium, mangan, dan kalsium akan hilang, menurut studi dalam Journal of Nutritional Science and Vitaminology.

Menggoreng makanan, khususnya, meningkatkan kalori dan lemak jenuh dalam makanan, sehingga akan sulit untuk menjaga pola makan Anda. Sebagai alternatif, cobalah mengukus ayam atau ikan untuk menjaga nutrisinya dan menambah rasa dengan aneka rempah. Menambahkan banyak rempah juga bisa memperbanyak nutrisi yang Anda dapat.

  1. Terlalu banyak menambahkan garam

Kesalahan memasak berikutnya yang sering terjadi adalah terlalu banyak menambahkan garam ke dalam makanan. Walaupun garam membuat rasa jadi lebih sedap, ternyata hal ini tidak disarankan, lho. Kenapa?

Ada dua alasan yang mendasarinya. Pertama, mengutip Scientific American, mengonsumsi garam membuat kita minum lebih banyak daripada biasanya. Hal ini akan membuat berat badan bertambah walau hanya sementara.

Alasan kedua, garam dikenal bisa memicu akumulasi lemak terutama di area perut. Bahan penyedap ini juga mampu membuat kita ketagihan sehingga porsi makan pun bertambah.

  1. Terlalu bergantung pada makanan kemasan

Makanan dalam kemasan memang praktis, enak, dan menghemat waktu. Contohnya bumbu pasta instan, frozen food, sup instan, dan lain sebagainya. Kita hanya perlu menghangatkannya sebentar sebelum mengonsumsinya.

Akan tetapi, studi dari Journal of the World Public Health and Nutrition Association mengatakan bahwa makanan kemasan adalah penyebab umum dari obesitas atau kelebihan berat badan. Ini karena makanan tersebut dimasak secara berkali-kali sehingga kalorinya bertambah sedangkan nutrisinya berkurang.

  1. Terlalu banyak mencicipi ketika memasak

Sesendok, dua sendok, tak terasa akhirnya setengah porsi makanan habis saat kita sedang memasaknya. Mencicipi masakan memang penting untuk mengecek rasa dan tingkat kematangannya tapi jangan kelewatan, ya.

Dilansir LiveStrong, walau sepele, mencicipi makanan bisa merusak proses diet yang Anda jalani. Apalagi jika akhirnya hal ini membuatmu lupa diri, bisa-bisa masakan yang harusnya bisa jadi dua porsi Anda lahap sendirian.

  1. Tidak memanfaatkan bumbu-bumbu dapur

Masyarakat Indonesia sangat akrab dengan pemakaian bumbu dapur sebagai penyedap dan penguat rasa makanan. Ternyata, beberapa di antaranya mampu mempercepat penurunan berat badan. Berikut ini contohnya:

  • Kayu manis: Mampu mengurangi kadar lemak dari makanan yang kita konsumsi, mendorong pembakaran sel lemak menjadi energi;
  • Kunyit: Kandungan antioksidan dan antiinflamasinya mampu mendorong penurunan berat badan dan mencegah obesitas;
  • Jintan: Mengandung thymoquine, zat kimia alami yang bisa mendorong penurunan berat badan serta membersihkan tubuh dari toksin.

Selain itu, bubuk cabai, jahe, rosemary, merica hitam, dan kapulaga juga memiliki fungsi yang serupa.

  1. Salah menakar porsi

Masak sendiri di rumah berarti Andalah orang yang bertanggung jawab untuk mengontrol porsi masakan. Hal ini cukup sulit dilakukan terutama jika Anda adalah pemula. Terkadang porsi yang Anda masak terlalu besar, ada kalanya terlalu sedikit.

Cara mengatasi hal ini adalah dengan membiasakan diri. Jika Anda tinggal sendiri, tak perlu memasak dalam jumlah besar. Cukup sesuaikan porsi untuk sekali atau dua kali makan. Sebab, jika makanan itu tersisa, Anda harus menghangatkannya dan kebiasaan ini akan mengurangi nutrisi.

Memasak makanan yang terlalu banyak juga meningkatkan risiko overeating (makan berlebih). Anda akan terdorong untuk menghabiskan semuanya dalam satu waktu dan hal ini akan menghambat diet Anda.

Itulah sejumlah kesalahan memasak  membuat berat badan naik. Sebisa mungkin lakukan yang sebaliknya agar dietmu jadi lebih lancar. (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait