PARIAMAN (SumbarFokus)
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman dan Kementerian Agama (Kemenag) sebagai kekuatan untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi ASN Kemenag Kota Pariaman sekaligus pemotongan hewan kurban di Kantor Kemenag Kota Pariaman, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Mulyadi, sinergi antara Pemko dan Kemenag perlu terus dijaga karena dapat saling menguatkan dalam menjalankan program pembangunan, khususnya di bidang keagamaan.
βKalau Kemenag kuat, maka pemerintah juga akan kuat. Karena itu, kolaborasi ini harus terus kita tingkatkan,β ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa Pemko Pariaman menjadikan kegiatan keagamaan sebagai salah satu fokus utama melalui Program Unggulan Pariaman RISALAH, seperti Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau, dan Pesantren ASN. Selain itu, Pemko bersama Kemenag berencana kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mulai dari tingkat kecamatan hingga kota pada tahun 2026, setelah terakhir dilaksanakan pada 2018.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi menyebutkan bahwa pada Iduladha 2026, ASN Kemenag Kota Pariaman berkurban sebanyak 10 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Sebanyak 6 ekor sapi dipotong di Kantor Kemenag untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar Desa Air Santok, sedangkan sisanya disalurkan ke sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenag Kota Pariaman.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





