Peserta dalam kegiatan tersebut juga dapat berdiskusi langsung mengenai program BPJS Ketenagakerjaan. Sejumlah hal yang dibahas mencakup manfaat program, mekanisme kepesertaan, hak dan kewajiban peserta, serta bentuk perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko sosial ekonomi akibat aktivitas pekerjaan.
Iddial menilai, keberadaan tokoh masyarakat dapat membantu memperluas jangkauan informasi yang diberikan dalam kegiatan tersebut. Pesan mengenai pentingnya perlindungan diharapkan tidak hanya diterima oleh masyarakat yang hadir.
“Kami berharap informasi yang disampaikan dalam kegiatan ini tidak berhenti hanya kepada peserta yang hadir. Dengan dukungan tokoh masyarakat, kami ingin pesan mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diteruskan kepada lingkungan masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.
Selain edukasi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi menyiapkan tindak lanjut terhadap masyarakat yang berminat dan memenuhi persyaratan kepesertaan. Masyarakat yang memenuhi ketentuan akan ditindaklanjuti untuk didaftarkan sebagai peserta BPU.
Tahapan tindak lanjut meliputi pendataan peserta, verifikasi data yang diperlukan, penyampaian informasi terkait pendaftaran, proses administrasi kepesertaan, hingga pemantauan realisasi kepesertaan BPU.
“Setelah sosialisasi ini, kami akan melakukan pendataan dan tindak lanjut terhadap masyarakat yang berminat serta memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta. Harapannya, semakin banyak pekerja di Kabupaten Agam yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Iddial.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





