“Tahun ini terdapat lebih dari 1.000 unit huntap yang dibangun di beberapa daerah di Sumatera Barat. Tentunya, kondisi tersebut akan membuka peluang bagi para tukang yang telah memiliki keterampilan memasang SEPABLOCK untuk terlibat dalam pembangunan tersebut,” kata Yelmi.
Menurut Yelmi, kebutuhan tenaga terampil tidak hanya muncul di sekitar wilayah operasional PT Semen Padang. Pelatihan tukang SEPABLOCK sebelumnya juga telah dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat serta diperluas ke beberapa wilayah di luar provinsi, termasuk Pulau Jawa dan Ibu Kota Nusantara.
Perluasan tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap tukang yang mampu mengaplikasikan SEPABLOCK terus berkembang. Karena itu, peserta diminta menguasai teknik pemasangan yang diberikan agar produk dapat diaplikasikan sesuai ketentuan di lapangan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta mampu mengaplikasikan SEPABLOCK dengan benar. Keahlian tersebut sangat dibutuhkan sekali di tengah banyaknya SEPABLOCK digunakan untuk pembangunan hunian tetap di beberapa daerah di Sumatera Barat ini. Jadi, ini peluang bagi semua peserta,” kata Yelmi.
Yelmi juga menyampaikan apresiasi kepada Jafril Tanjung yang bersedia menjadi instruktur. Menurutnya, Jafril merupakan salah satu akademisi yang sejak awal mendukung pengembangan SEPABLOCK oleh PT Semen Padang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Jafril yang telah meluangkan waktu untuk memberikan ilmu kepada para peserta. Beliau merupakan sosok yang sejak awal mendukung pengembangan SEPABLOCK yang dilakukan oleh PT Semen Padang,” ujarnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





