Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas di jalur lintas provinsi.
“Ini menjadi alarm keras bagi manajemen keselamatan transportasi kita. Jangan sampai ada pembiaran terhadap kendaraan yang sebenarnya sudah tidak layak jalan,” katanya.
Zigo meminta pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan segera melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan.
Menurut dia, pemeriksaan harus mencakup kondisi teknis kendaraan hingga kepatuhan perusahaan angkutan terhadap standar operasional keselamatan.
Selain itu, dia juga mendesak evaluasi terhadap titik-titik rawan kecelakaan di jalur Indarung–Padang Besi, termasuk pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari.
“Kita tidak ingin tragedi seperti ini terus berulang. Keselamatan pengguna jalan tidak bisa ditawar. Negara harus hadir memastikan masyarakat merasa aman saat berkendara,” tegasnya.
Dia berharap langkah penanganan tidak berhenti pada proses pascakejadian saja, tetapi juga dibarengi penguatan sistem pengawasan kendaraan di lapangan agar kecelakaan serupa dapat dicegah sejak dini. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






