GPM Digelar di 4 Daerah Sumbar, BI Perkuat Pasokan Pangan Jaga Daya Beli

Ilustrasi. (Foto: TIM/SumbarFokus.com)

Pelaksanaan GPM turut dirangkai dengan layanan penukaran uang Rupiah, edukasi pembayaran digital melalui QRIS, serta edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Penguatan pasokan pangan tersebut dilakukan di tengah perkembangan harga di Sumatera Barat. Pada Agustus 2026, seluruh daerah IHK mengalami inflasi bulanan. Pasaman Barat mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,46 persen (mtm), disusul Bukittinggi 0,20 persen, Dharmasraya 0,11 persen, dan Padang 0,10 persen.

Komoditas yang menjadi perhatian dalam pengendalian harga antara lain cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras. Sementara itu, berdasarkan koordinasi dengan Perum Bulog Sumatera Barat, ketersediaan beras, minyak goreng, dan gula pasir dinilai memadai untuk mendukung pelaksanaan GPM.

Majid mengatakan BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus memantau harga, pasokan, dan distribusi pangan. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus daya beli masyarakat Sumatera Barat. (000/003)

Bacaan Lainnya

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait