Sementara, Yomi Arizal menjelaskan bahwa program trauma healing pascabencana hanya dilaksanakan di dua daerah, yakni Kabupaten Aceh Tamiang di Provinsi Aceh dan Kota Pariaman di Provinsi Sumatera Barat.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan dukungan psikososial melalui pendekatan seni sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan dan memulihkan semangat setelah mengalami dampak bencana.
Kegiatan akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa Bootcamp pada minggu kedua Agustus 2026 sebagai wadah pembinaan, pelatihan, dan penguatan kapasitas peserta. Selanjutnya, Showcase akan digelar pada minggu keempat Agustus 2026 untuk menampilkan hasil karya dan kreativitas peserta kepada masyarakat. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





