KPU Sumbar Temu Media, Perkembangan Proses Pilkada Dipaparkan

Temu Media KPU Sumbar, Senin (27/5/2025). (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar temu media pada Senin (27/5/2024). Perkembangan proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbar dipaparkan langsung oleh Ketua KPU Sumbar Surya Efitrimen, didampingi para komisioner, Hamdan, Jons Manedi, Medo Patria, dan Ory Sativa.

Bacaan Lainnya

Dikatakan oleh Ketua KPU Sumbar Surya Efitrimen, proses Pilkada telah dimulai sejak empat bulan yang lalu, dan enam bulan lagi masanya hingga diagendakan selesai.

“Tanggal 27 November waktunya pemungutan suara Pilkada. Jadi, enam bulan dari sekarang. Artinya, jika tahapan Pilkada berlangsung sepuluh bulan, sudah empat bulan di tahapan Pilkada 2024. Ini beririsan dengan tahanan Pemilu, yang masih sedang berlangsung, yaitu penyelesaian proses di MK dan penetapan calon terpilih,” ungkap Surya.

Ditambahkan, jajaran penyelenggaraan ad hoc juga sudah diangkat, untuk tingkat kecamatan.

“Kita juga sudah gelar Jambore Demokrasi Pelajar 2024 dan Peluncuran Pilgub Sumbar 2024. Ini semua untuk menyasar pemilih pemula. Outputnya, pemilih pemula disosialisasikan mengenai Pilkada,” ujar Ketua.

Diketahui, untuk tahapan Pilkada Sumbar yang telah menunggu di depan mata antara lain tahap penerimaan dan pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorang (5 Mei -19 Agustus 2024), pengumuman pendaftaran pasangan calon (24-26 Agustus 2024), pendaftaran pasangan calon (27-29 Agustus 2024, penelitian persyaratan calon (27 Agustus-21 September 2024), dan akhirnya penetapan pasangan calon yang ditargetkan diselenggarakan pada 2 September 2024).

Disampaikan juga oleh komisioner lain, dalam pertemuan kali itu, berbagai kendala dijumpai oleh KPU Sumbar selama proses tahapan berlangsung, seperti maskot Pilkada Sumbar yang sempat dipermasalahkan, jingle Pilkada Sumbar yang telah ditetapkan melalui hasil kompetisi yang sempat juga menuai pro kontra, dan hal lainnya.

Jons Manedi, komisioner KPU Sumbar, mengatakan bahwa belum ada lembaga survei dan lembaga pemantau Pilkada yang mendaftar ke KPU Sumbar.

“Informasi yang sama juga kami terima dari KPU Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Terkait ini, pihaknya mengimbau agar lembaga survei atau lembaga pemantau Pilkada mendaftar, yang pendaftaran telah dibuka sejak 27 Februari lalu, dan akan ditutup pada 16 November 2024. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait