“Kudeta Sumbar 1” di TikTok, Narasi Teddy Alfonso di Medsos

Tangkapan layar akun TikTok @kudeta.sumbar.1. (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Wacana “Kudeta Sumbar 1″ yang belakangan fyp di TikTok sempat menimbulkan kontroversi di kalangan netizen. Banyak netizen yang kontra, namun tidak kalah banyak pula netizen yang pro, terpantau di kolom komentar postingan dari akun TikTok @kudeta.sumbar.1.

Bacaan Lainnya

Seperti akun @cileteuh, menyampaikan komentar _”kalo di kudeta, yang gantiin siapa bang?”. Kemudian, akun @ZKR, menulis “bang misalkan sampai fyp di tiktok pak @mahyeldi sp , dan mimin dipanggia mahadok eeee apo ka mimin lakukan?”.

Kemudian, ada juga @jeep.abx, yang menulis komentar “tolong dijelaskan tentang gerakan iko bang, mana tau bisa join” , dan akun @Two Z (Z2), menulis “ang manga lah dpk pitih ang klu Iyo bagi2 stek a”. Masih banyak lagi tanggap lain bersifat pro dan kontra bisa dilihat di kolom komentar postingan akun @kudeta.sumbar.1.

Lantas, bagaimana sebenarnya yang terjadi? Benarkah sudah muncul gerakan Kudeta Sumbar 1 di bumi Minangkabau ini? Teddy Alfonso, calon legislatif dari Sumbar untuk DPR RI, ternyata adalah orang di balik layar tagline Kudeta Sumbar 1.

Kesan awal “Kudeta Sumbar 1” memang provokatif dan kontroversial, menggiring pada buzz positif dan memicu diskusi di kalangan netizen. Di akhir tayangan, netizen pun akhirnya tahu, “Kudeta” adalah singkatan dari “Kuning Delapan Teddy Alfonso”.

“Kampanye konvensional yang seringkali manipulatif, mengumbar janji dan bagi-bagi bansos, sudah harus ditinggalkan, karna terkesan membodoh-bodohi dan merusak mental masyarakat serta merusak lingkungan. Karena itu saya dan tim berinovasi menciptakan konsep ini,” ungkap Teddy, baru-baru ini.

Teddy juga mengajak para caleg lainnya untuk beralih ke kampanye digital yang unik dan spesifik, karena berdasarkan pantauan tim Teddy, kampanye yang dia lakukan dengan cara “Kudeta Sumbar 1” cukup viral.

Kehadiran “Kudeta Sumbar 1” telah membawa warna baru dalam dinamika politik di era dlligital.

“Kudeta Sumbar 1 bukan sekedar akronim yang bermain dengan kata-kata. Ini adalah simbol dari upaya kita untuk ‘menggulingkan’ kebijakan yang dinilai tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatera Barat,” dia menegaskan.

Dijelaskan, ‘Kuning’ melambangkan sinar keemasan Sumbar yang perlu dijaga dan dikembangkan, dan ‘Delapan’ merepresentasikan aspirasi untuk langkah maju dan kemajuan.

“Nama saya, Teddy Alfonso, adalah simbol dari keinginan untuk memberikan suara kepada rakyat Sumbar di tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut Teddy, kampanye tidak hanya untuk mencari sensasi, tetapi juga memberikan ruang untuk diskusi dan pemahaman lebih dalam terkait kebijakan Sumbar.

“Saya berharap masyarakat dapat melihat lebih jauh lagi dibanding sekedar tagline. Ini adalah cara kami menyuarakan aspirasi dan mengajak semua pihak untuk terlibat dalam pembahasan yang konstruktif,” pungkasnya. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait