Macam-Macam Umbi dan Contohnya

macam-macam umbi
Ilustrasi. (Foto: Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Umbi dapat dikelompokkan berdasarkan organ dasar yang dimodifikasi. Dalam bahasa Latin, umbi yang terbentuk dari akar dan batang adalah tuber yang berarti pembengkakan.

Bacaan Lainnya

Bagian tumbuhan yang membengkak dan berisi karbohidrat oleh orang awam disebut sebagai umbi. Melansir dari berbagai sumber, berikut macam-macam umbi.

  1. Umbi Akar

umbi akar merupakan kelompok umbi yang terbentuk dari akar. Umbi akar tidak dapat dijadikan sebagai memperbanyak tanaman jika tidak memiliki titik tumbuh untuk tunas.

Jika dilihat dari asalnya, umbi akar dapat terbentuk dari akar tunggang dan akar cabang. Adapun contoh umbi akar di antaranya wortel, singkong atau ketela pohon. garut, dan talas.

  1. Umbi Batang

Umbi batang merupakan kelompok umbi yang terbentuk dari batang atau struktur modifikasi batang, misalnya rimpang atau geragih. Umbi batang dapat memunculkan tunas ataupun akar sehingga sering kali dijadikan sebagai bahan untuk memperbanyak secara vegetatif oleh manusia.

Umbi batang menghasilkan beberapa spesies. Adapun, contoh umbi batang yang kerap ditemui di sekitar di antaranya umbi kentang, umbi dahlia, topinambiur, dan rimpang jahe-jahean.

  1. Umbi Lapis

Umbi lapis atau bulbus merupakan jenis umbi yang terbentuk dari tumpukan daun yang tersusun secara rapat dalam format roset. Umbi lapis dianggap berbeda dengan umbi lainnya karena tidak mengakumulasi karbohidrat dalam bentuk polisakarida.

Pembesaran terjadi disebabkan oleh berkumpulnya cairan di sel-selnya. Umbi jenis ini terbentuk oleh beberapa suku-suku monokotil, misalnya amarylidaceae yang secara luas berate kelompok bawang-bawangan dan liliaceae.

Umbi lapis ini mempunyai pangkal yang agak keras yang disebut sebagai cakram. Sebenanrnya, cakram ini adalah batang. Dari cakram akan tumbuh lapisan-lapisan yang tebal, lunak, dan berair. Karena tebal dan berlapis maka terbentuklah struktur yang membengkak sehingga disebut sebagai umbi.

Jika lapisan-lapisan ini besar dan saling menutupi maka disebut sebagai tunica. Sementara itu, jika lapisan-lapisan ini memiliki bentuk kecil dan hanya saling menyirap disebut sebagai squma (sisik).

  1. Umpi Pipis

Umbi pipis memiliki kemiripan dengan jenis umbi yang berasal dari batang yang disebut sebagai cormus atau bulbotuber. Jika dilihat dari strukturnya, umbi lapis memiliki perbedaan dengan cormus.

Ketika dibelah, umbi lapis akan terlihat lapisan-lapisan yang sampai ke bagian paling pusat. Karena, cormus berasal dari batang, jika dibelak maka akan terlihat struktur yan padat, mirip dengan rimpang.

  1. Umbi Udara

Rimpang udara, katibung, atau katak merupakan jenis umbi-umbian yang muncul di batang dan terletak di atas permukaan tanah. Umbi jenis ini mampi memunculkan tunas. Sebagai contoh uwi dan gembili yang mampu memunculkan umbi semacam ini.

  1. Umbi Berpati

Umbi berbati terbentuk dari batang yang memendek pada beberapa kelompok tumbuhan monokotil dan mungkin juga ditutupi dengan sisik-sisik yang disebt sebagai bonggol umbi. Sebagai contoh talas, uwi, gembili, suweg, dan gladiol.

Bonggol ubi sebenarnya memiliki batang sejati bagi jenis tumbuhan yang memilikinya. Sedangkan, bagian yang muncul di atas permukaan tanah sebagai penyangga sebenarnya merupakan tangkai daun majemuk atau pelepah.

Batang yang menjadi pendek dan membulat, serta menahun terletak di dekat permukaan tanah memiliki fungsi sebagai cadangan air yang sering dimiliki oleh tumbuhan yang xerofit atau tahan kering. Batang jenis ini disebut sebagai caudex dan dapat dianggap sebagai umbi oleh orang awam. Sebagai contoh batang pangkal bengkuang dan adenium.

Itulah penjelasan mengenai macam-macam umbi. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait