Menjaga Hutan Sekaligus Menggerakkan Ekonomi Warga, Ini Langkah Perhutani

Ilustrasi. (TIM/SumbarFokus.com)

BANDUNG (SumbarFokus)

Pengelolaan hutan tidak berhenti pada kegiatan menanam pohon. Perhutani menunjukkan bagaimana kawasan hutan dapat dikelola secara berkelanjutan sekaligus memberi ruang bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan potensi ekonomi.

Hal tersebut terlihat dalam program BUMN Inside: Perhutani – ā€œMenjaga Hutan, Menciptakan Nilaiā€ yang digelar di Bandung. Kegiatan ini diikuti sejumlah perwakilan media dan menjadi kesempatan untuk melihat langsung proses pengelolaan hutan dari hulu hingga hilir.

Informasi tersebut disampaikan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) melalui akun Instagram resmi @bumn_id, Senin (21/9/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, peserta melihat tahapan pengelolaan hutan yang dimulai dari persemaian dan penanaman bibit. Proses kemudian berlanjut pada pemeliharaan, pemanfaatan hasil hutan secara bertanggung jawab, hingga perlindungan dan pengamanan kawasan.

BP BUMN juga menyoroti keterlibatan masyarakat dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi kawasan hutan. Salah satunya melalui penerapan agroforestri kopi yang membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Cipta Hutan Lestari, yang mencakup penanaman, perawatan, pemanfaatan secara bertanggung jawab, perlindungan, serta pemberdayaan masyarakat.

BP BUMN menilai keberlanjutan hutan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, pengelolaan hutan diarahkan tidak hanya untuk menjaga fungsi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait