Menurut dia, Payakumbuh Creative Market menjadi kesempatan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Suasana kegiatan yang dipenuhi kreativitas dan aktivitas usaha membuat edukasi mengenai jaminan sosial dapat disampaikan secara langsung, terutama kepada pelaku usaha dan pekerja mandiri.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM yang datang ke booth kami untuk bertanya dan mendapatkan informasi. Bahkan, beberapa di antaranya langsung mendaftarkan diri. Ini menjadi bukti bahwa kesadaran terhadap pentingnya perlindungan pekerja semakin baik,” tambahnya.
Iddial menjelaskan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya ditujukan bagi pekerja yang berada di perusahaan atau sektor formal. Pelaku UMKM, pekerja mandiri, pedagang, pengemudi, hingga pekerja dari berbagai sektor lainnya juga memiliki kesempatan mendapatkan perlindungan sesuai dengan ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM perlu diiringi dengan kesadaran terhadap perlindungan pekerja. Dengan demikian, ekosistem usaha tidak hanya berkembang dari sisi produktivitas dan pendapatan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dan pekerjanya.
“Kami ingin ekosistem kreatif dan UMKM tumbuh bukan hanya dari sisi usaha dan pendapatan, tetapi juga dari sisi perlindungan. Ketika pelaku usaha dan pekerjanya terlindungi, mereka dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang dan memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko,” ungkap Iddial.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





