Inilah Penyebab Seseorang Melakukan Pemborosan

Penjelasan penyebab seseorang boros
Terkadang saat seseorang berbelanja, baik secara online maupun offline, terdapat berbagai promo maupun diskon yang menarik perhatian. Tanpa pikir panjang, Anda bisa terjerumus ke pembelian yang tidak diperlukan. (Foto: Pin/sumbarfokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Pernahkah Anda merasa uang jajan cepat habis dan merasa jumlahnya selalu tidak cukup untuk biaya per bulannya? Jika iya, maka ada dua kemungkinan di balik hal tersebut, yaitu biaya hidup per bulan terlalu tinggi atau Anda terlalu boros. Nah, jika sudah seperti ini apa yang harus dilakukan? Apalagi kalau bukan mempelajari cara menghemat uang jajan.

Bacaan Lainnya

Namun, sebelumnya, Anda wajib mencari tahu faktor apa yang menjadi penyebab keborosan tersebut. Sehingga, kebiasaan itu nanti bisa Anda ubah atau bahkan dihilangkan secara permanen.

Tak perlu berlama-lama, mari langsung saja cek penjelasan penyebab seseorang boros berikut ini.

Apakah penyebab individu melakukan pemborosan?

Lawan dari berhemat adalah pemborosan. Agar Anda mampu menghemat uang jajan yang terbatas, Anda perlu memahami beberapa penyebab seseorang melakukan pemborosan. Apa saja itu? Ini penjelasannya.

Membeli produk berharga miring tanpa memperhatikan kualitas barang

Produk berkualitas umumnya lebih mahal dibanding produk dengan kualitas rendah. Terkadang, agar menekan pengeluaran, individu justru membeli kualitas yang rendah. Padahal terdapat potensi barang tersebut lebih cepat rusak. Jika rusak, maka Anda perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki atau membeli baru.

Nah, hal ini justru membawa Anda ke pemborosan, bukan penghematan.

Membeli barang karena tergiur promo/diskon

Terkadang saat seseorang berbelanja, baik secara online maupun offline, terdapat berbagai promo maupun diskon yang menarik perhatian. Tanpa pikir panjang, Anda bisa terjerumus ke pembelian yang tidak diperlukan.

Agar tidak terjerumus, berpikirlah dua kali sebelum membeli barang promo atau diskon. Jika memang termasuk dalam daftar belanjaan, silakan membeli secukupnya. Jika tidak, maka Anda harus menahan diri.

Mengabaikan kebutuhan jangka panjang

Kebutuhan yang harus dipenuhi seseorang tidak hanya jangka pendek, tapi juga jangka panjang. Sayangnya, tak sedikit individu yang menghabiskan uangnya untuk kebutuhan jangka pendek saja.

Tidak memperhatikan kebutuhan primer terlebih dulu

Membeli baju baru atau membeli bahan makanan bulanan? Secara impulsif, Anda membeli baju terlebih dulu tanpa mengukur kebutuhan bahan makanan yang termasuk kebutuhan primer.

Saat baju sudah datang dan Anda menghitung uang, ternyata sisa dana tidak cukup untuk membeli bahan makanan hingga beberapa minggu berikutnya. Kebiasaan seperti inilah yang dapat membuat Anda menjadi boros.

Membeli barang dengan jumlah di luar batas

Misalkan, kebutuhan telur Anda dalam sebulan hanya 1kg. Namun, karena ingin sekalian membeli banyak, Anda justru membeli 2kg. Di akhir bulan ternyata telur masih tersisa banyak dan hampir busuk, sehingga Anda harus membuangnya.

Bukannya menghemat, justru Anda malah merugi dan melakukan pemborosan. Jadi, pastikan untuk selalu membeli sesuai jumlah yang Anda butuhkan.

Mengapa harus berhemat?

Misalkan, si A mendapatkan uang sebesar Rp3.000.000 dan ia berniat untuk menggunakannya dalam sebulan. Lalu, saat membuka gawai, muncul notifikasi soal promo sepeda seharga Rp2.900.000 dari aplikasi toko daring. Si A tergiur. Tanpa pikir panjang, dirinya langsung menekan tombol checkout dan menghabiskan hampir seluruh uangnya.

Hari berikutnya, si A kebingungan untuk membeli makan. Si A meminjam uang kepada si B. Hari berikutnya, si A kembali kebingungan karena tidak banyak uang yang tersisa. Si A meminjam uang lagi ke si C. Terus begitu hingga akhirnya ia terlilit utang karena pembelian yang impulsif.

Menghemat adalah kebalikan dari skenario si A. Jika si A melakukan penghematan, ia tidak akan membeli sepeda dengan harga yang begitu mahal dan menghabiskan hampir seluruh uangnya. Ia akan mengalokasikan dananya terlebih dahulu untuk biaya-biaya yang penting. Kemudian menyimpan sisanya untuk hari-hari berikutnya.

Itulah penjelasan penyebab seseorang boros. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait