Menurut dia, implementasi electric truck diharapkan menjadi solusi efisiensi operasional sekaligus mendukung industri yang lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumbar Ajrun Karim mengatakan, PLN terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor industri guna mempercepat adopsi energi bersih dan mendukung target dekarbonisasi nasional.
“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik merupakan bagian penting dari transformasi energi yang saat ini terus didorong PLN,” katanya.
Dia menilai kolaborasi dengan pelaku industri di Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi langkah strategis untuk menciptakan operasional usaha yang lebih efisien, kompetitif, dan rendah emisi.
Berdasarkan hasil diskusi, penggunaan electric truck diproyeksikan mampu menekan biaya operasional hingga sekitar 70 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar diesel.
PLN optimistis, kolaborasi tersebut dapat menjadi model pengembangan kendaraan listrik sektor industri di Sumatera Barat sekaligus memperkuat transformasi energi bersih di daerah. (000/UID-Sumbar)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






