LIMA PULUH KOTA (SumbarFokus)
PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh bersama PLN ULP Lima Puluh Kota menjajaki pengembangan penggunaan truk listrik atau electric truck untuk mendukung operasional industri batu split di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan strategis dan diskusi bisnis bersama PT Atika Tunggal Mandiri serta Asosiasi Stand Cluster Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan yang digelar pada 11 Mei 2026 itu dihadiri Asman Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Payakumbuh bersama tim, Manager PLN ULP Lima Puluh Kota, perwakilan PT Atika Tunggal Mandiri Miko, serta Ketua Asosiasi Stand Cluster Kabupaten Lima Puluh Kota Alfianto.
Asosiasi tersebut menaungi tujuh stand cluster pengolahan batu split yang selama ini masih menggunakan armada berbahan bakar fosil untuk distribusi material operasional industri.
Dalam pertemuan itu, PLN menawarkan solusi transisi energi melalui pemanfaatan electric truck sebagai armada operasional yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.
PLN juga memaparkan potensi pengembangan ekosistem kendaraan listrik, mulai dari efisiensi biaya energi, kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga dukungan layanan kelistrikan untuk menunjang operasional industri berbasis energi bersih.
Manager PLN UP3 Payakumbuh Yessi Indra mengatakan, PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga mitra strategis dalam mendukung transformasi energi di sektor industri.
“PLN siap mendukung kebutuhan kelistrikan dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi energi nasional,” ujarnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






