SOLOK (SumbarFokus)
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sumatera Barat menggelar sosialisasi dan koordinasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kegiatan tersebut menyasar wilayah Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran perlindungan kerja sejak dini bagi siswa SMK.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok Arief Sabara mengatakan, siswa SMK merupakan calon tenaga kerja yang nantinya akan langsung terjun ke dunia industri dan lingkungan kerja dengan berbagai potensi risiko.
“Siswa SMK merupakan generasi calon pekerja yang akan berhadapan langsung dengan lingkungan dan risiko kerja di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami bahwa perlindungan kerja bukan hanya kebutuhan pekerja formal, tetapi merupakan hak seluruh pekerja,” ujarnya.
Menurut dia, edukasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memahami pentingnya perlindungan kerja sebelum memasuki dunia industri.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penguatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan dunia pendidikan dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang aman dan berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sumatera Barat, kami berharap kesadaran mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin dipahami oleh generasi muda. Perlindungan pekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga merupakan investasi bagi masa depan generasi muda Indonesia,” tambahnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






