Proses Terbentuknya Samudra

Proses Terbentuknya Samudra
Ilustrasi. (Foto: Ist.)

PADANG (sumbarFokus)

Layaknya benua, proses terbentuknya samudra juga bisa dari kejadian yang sudah terjadi pada 4,4 miliar tahun yang lalu. Pada masa tersebut, bumi mengalami perubahan bentuk yang diakibatkan oleh letusan gunung api. Hal ini juga menjadikan permukaan bumi menjadi tertutup oleh debu vulkanik.

Bacaan Lainnya

Keberadaan debu vulkanik yang melapisi bumi menjadi penghalang bagi cahaya matahari ketika akan memasuki bumi. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penumpukan uap air yang seharusnya menjadi air hujan. Pada akhirnya penumpukan uap air tersebut menjadi atmosfer yang terkondensasi hingga terjadinya hujan.

Karena terjadinya perubahan permukaan bumi hingga akhirnya air hujan yang turun akan mengisi cekungan yang ada di bumi dan terbentuklah lautan. Pada awalnya air yang ada di lautan memiliki sifat yang begitu asin dengan suhu mampu mencapai sekitar 100 derajat celcius.

Adanya sifat asam yang terjadi pada air lautan tersebut karena keadaan bumi memang begitu panas dan atmosfer bumi yang diselimuti serta tertutup oleh karbon dioksida. Selain itu, ketika laut masih bersifat asam, bumi kerap mengalami gelombang tsunami yang terjadi karena adanya asteroid yang jatuh ke bumi.

Tsunami tersebut akan disertai dengan pasar dan surut air laut yang begitu cepat terjadi. Pasang surut air laut bisa terjadi karena jarak antara bumi dengan bulan yang begitu dekat. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah karbondioksida yang mulanya menyelimuti bumi pada akhirnya lurut ke dalam air laut hingga beraksi dengan zat ion karbonat yang membentuk zat kalsium karbonat.

Akibat dari adanya pembentukan zat tersebut menjadikan Langit bumi mulai berwarna cerah hingga akhirnya sinar matahari bisa kembali masuk ke bumi. Ketika sinar matahari sudah bisa masuk ke bumi, maka volume air laut akan mengalami penyusutan yang mengakibatkan bagian bumi cekung yang terisi dengan air hujan menjadi mongering.

Ketika beberapa bagian bumi mulai mengering terjadi pelapukan batu secara terus menerus dan terbawa oleh air hujan ke laut. Pelapukan yang mengalir dengan air hujan ke laut inilah yang menjadikan air laut saat ini tidak lagi asam melainkan menjadi asam.

Itulah penjelasan mengenai proses terbentuknya samudra. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait