Sarat Akan Makna! Ini Filosofi Baju Kuruang Basiba

Baju kurung. (Foto: Pinterest/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Dalam budaya Minangkabau, perempuan Minang digambarkan sebagai sosok yang tangguh, bijaksana, sekaligus lembut.

Bacaan Lainnya

Minangkabau yang terkenal dengan falsafahya “adat basandi Syara’, Syara’ basandi kitabullah”, bermakna bahwa adat Minangkabau berpedoman pada ajaran Islam yang selalu dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Hal, ini lah yang dicerminkan pada pakaian Baju Kuruang Basiba perempuan Minang, yang setiap bagian dari baju ini memiliki makna tersendiri yang menjadi ciri khas perempuan Minang.

1. Bagian siba
Siba batanti baliak balah, disisiak makau ka amasan. Secara fisik siba menyambung dua kubu dan belakang. Yang memiliki makna, kemampuan perempuan Minang sebagai mediator atau penengah bagi dua kubu yang bertolak belakang.

2. Bagian kikiek
Disebut juga pelindung ketiak agar tidak terlihat, yang mencerminkan bagaimana seorang perempuan Minang yang memiliki rasa malu. Yang disesuaikan dengan adat basandi Syara’, Syara’ basandi kitabullah.

3. Baju kuruang
Adalah baju yang berbentuk longgar, artinya perempuan Minang menutup malu dengan memakai pakaian yang bersifat mengurung tidak menampakkan lekuk tubuh.

4. Lengan lapang
Yang memiliki arti segala tindak tanduk perempuan Minang harus sesuai dengan aturan, pandai membawa diri dalam hal apapun dan menjaga sopan santun.

5. Leher tanpa kerah
Leher berfungsi untuk menempatkan aksesoris. Bagi permpuan Minangkabau, memakai aksesoris dalam menghadiri acara-acara tertentu akan mencerminkan bagaimana kondisi keluarga dan kaumnya.
(BBS/Magang/Zeni)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait