Arry juga mengajak LPM mengambil peran strategis dalam mendukung program unggulan Pemprov Sumbar, yakni Nagari Creative Hub (NCH), yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi nagari.
“LPM harus menjadi bagian penting dalam pengembangan Nagari Creative Hub. Kolaborasi ini perlu terus diperkuat agar pembangunan di Sumatera Barat semakin berhasil. Jika nagari maju dan kuat, maka daerah juga akan semakin maju,” katanya.
Selain itu, Arry mengingatkan agar LPM terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai landasan pembangunan dan kehidupan masyarakat Minangkabau.
Sementara, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan Sumbar merupakan provinsi pertama yang dikunjunginya untuk melantik kepengurusan LPM setelah kembali dipercaya memimpin DPP LPM RI hasil Musyawarah Nasional.
Dia menilai kepengurusan DPD LPM Sumbar memiliki potensi besar karena diisi berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, politisi, pengusaha hingga tokoh masyarakat.
“Dengan komposisi seperti ini, saya optimistis LPM Sumatera Barat dapat menjadi organisasi yang kuat dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Doli juga mengapresiasi dukungan Pemprov Sumbar terhadap keberadaan LPM, termasuk penunjukan Sekretaris Daerah sebagai Ketua Dewan Pembina DPD LPM Sumbar.
Di sisi lain, Ketua DPD LPM Sumbar Doni Harsiva Yandra menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan bekerja secara kolaboratif untuk menghadirkan organisasi yang semakin aktif dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





